Sukoharjonews.com – Xiaomi telah meluncurkan smartwatch Redmi Watch 6 Active/Vitality Edition di Tiongkok. Perangkat ini dibanderol dengan harga 349 yuan atau Rp918 ribuan dan dilengkapi layar AMOLED, kemampuan pemantauan kesehatan dan kebugaran, serta baterai besar yang diklaim mampu bertahan hingga 18 hari dalam sekali pengisian daya.
Dilansir dari Gizmochina, Rabu (26/8/2026), jam tangan ini memiliki layar AMOLED berbentuk persegi berukuran 1,85 inci dengan resolusi 390 x 450 piksel. Layarnya mencapai tingkat kecerahan puncak lokal sebesar 1.200 nit, yang seharusnya memberikan visibilitas cukup baik saat digunakan di luar ruangan di bawah sinar matahari langsung.
Perangkat ini juga menyertakan opsi layar *always-on display* (AOD) berwarna, yang memungkinkan pengguna melihat waktu dan notifikasi dasar tanpa perlu mengangkat pergelangan tangan atau menyentuh layar.
Dari segi desain, perangkat ini tergolong ringan dengan bobot 26 gram dan ketebalan 9,9 mm. Jam tangan ini memiliki bingkai tengah dengan tepian datar dan satu tombol di sisi samping untuk navigasi antarmuka, sementara layarnya dilapisi kaca lengkung 2.5D. Jam tangan ini menggunakan mekanisme quick-release untuk talinya dan tersedia dalam tiga pilihan warna utama saat peluncuran: perak, merah muda-oranye, serta warna hitam atau abu-abu gelap.
Di bagian dalam, jam tangan ini ditenagai oleh baterai berkapasitas 470 mAh. Xiaomi memperkirakan baterai ini dapat bertahan hingga 18 hari jika menggunakan mode hemat daya terbatas, atau sekitar 12 hari dalam penggunaan sehari-hari secara normal. Jika Anda mengaktifkan fitur *always-on display* dan pemantauan kesehatan secara rutin, estimasi daya tahan baterai akan berkurang menjadi sekitar enam hari.
Dari segi konektivitas, jam tangan ini dilengkapi mikrofon bawaan untuk menerima panggilan via Bluetooth dan mendukung balasan teks cepat, sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan ponsel untuk memberikan respons sederhana. Perangkat ini juga akan mendukung pembayaran offline menggunakan kode QR untuk WeChat Pay dan Alipay. Namun, Xiaomi menyatakan bahwa fitur pembayaran ini tidak akan tersedia saat peluncuran awal; fitur tersebut dijadwalkan hadir melalui pembaruan perangkat lunak pada bulan September mendatang.
Untuk aspek kebugaran, jam tangan ini mampu melacak lebih dari 140 jenis olahraga, dengan fitur deteksi otomatis untuk beberapa jenis latihan umum. Perangkat ini memantau detak jantung, kadar oksigen darah, kualitas tidur, serta tingkat stres, dan dapat mengirimkan peringatan jika mendeteksi detak jantung tidak normal atau kadar oksigen darah yang rendah. Selain itu, jam tangan ini kompatibel dengan perangkat iOS; pengguna dapat menyinkronkan data olahraga langsung ke Apple Health dan menggunakan jam tangan sebagai tombol rana jarak jauh untuk kamera iPhone.
Selain di China, jam tangan ini juga dirilis di berbagai pasar global utama. Saat ini, perangkat tersebut tersedia dengan harga PHP 2.599 atau Rp744 ribuan di Filipina dan juga dapat dibeli di Amerika Serikat melalui Amazon. (nano)
Tinggalkan Komentar