Sukoharjonews.com – Huawei telah meluncurkan produk PC terbarunya, Qingyun W515x dan W585x, menandai langkah signifikan dalam jajaran PC-nya dengan diperkenalkannya prosesor Kirin 9000C. Kirin 9000C merupakan prosesor 8-core, 12-thread dengan kecepatan clock hingga 2,48GHz, menawarkan performa tangguh untuk berbagai kebutuhan komputasi.
Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (25/5/2024), pengumuman ini muncul di tengah ketegangan yang sedang berlangsung antara AS dan Huawei, yang membatasi raksasa teknologi China tersebut untuk menggunakan teknologi tertentu dari Amerika, termasuk chip Intel.
Model Qingyun W515x dan W585x memenuhi kebutuhan pengguna yang berbeda, dengan W515x tersedia dalam beberapa konfigurasi: RAM 8 GB atau 16 GB yang dipasangkan dengan opsi penyimpanan SSD 256 GB, SSD 256 GB dengan HDD 1 TB, SSD 512 GB, atau SSD 512 GB dengan HDD 1 TB. W585x, sebaliknya, dilengkapi dengan RAM 8GB dan SSD 256GB, memposisikan dirinya sebagai opsi yang lebih ramping dibandingkan pendahulunya, W585.
Kedua model ini memiliki fitur grafis terintegrasi, mendukung tugas komputasi sehari-hari tanpa memerlukan kartu grafis terpisah. Konektivitas ditangani dengan baik dengan W515x yang menawarkan beragam port: jack audio 3,5 mm depan, port USB-C, dan tiga port USB-A 3.2 Gen 1.
Bagian belakang unit dilengkapi antarmuka input/output audio tambahan, port VGA, port HDMI, port serial, empat port USB-A 3.2 Gen 1, dan port Ethernet RJ45. Rangkaian antarmuka yang komprehensif ini memastikan kompatibilitas dengan beragam periferal dan aksesori.
Dalam hal sistem operasi, PC baru ini memulai debutnya dengan KOS (Kirin OS) versi 2403 dan UOS versi 1070, yang menunjukkan fokus Huawei dalam mengintegrasikan ekosistem perangkat lunaknya.
Seri Qingyun Huawei, diluncurkan pada Maret 2023, melayani sektor komersial dan menawarkan serangkaian produk selain ponsel pintar, termasuk notebook, tablet, printer, dan layar pintar.
Sebelumnya, jajaran Qingyun menampilkan model desktop B730 dan B530, yang menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-12 dan berjalan pada edisi Windows 11 Home atau Professional. Peralihan ke prosesor Kirin 9000C pada model-model terbaru menyoroti strategi Huawei untuk mengurangi ketergantungan pada pemasok eksternal dan meningkatkan kemampuan teknologi miliknya.
Menarik untuk melihat bagaimana Huawei memposisikan desktop baru ini dibandingkan pesaingnya dan bagaimana mereka diterima oleh pasar PC komersial. (nano)
Tinggalkan Komentar