Sukoharjonews.com – Huawei dan Chery kembali dengan perusahaan patungan mereka, Luxeed. Kedua perusahaan, yang beroperasi di bawah Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA), baru saja meluncurkan Luxeed R7 Extended Range Electric Vehicle (EREV) di China.
Dikutip dari Gizmochina, Rabu (23/4/2025), EV tersedia dalam dua trim: Max dan Ultra, dan dibanderol masing-masing RMB 299.800 atau sekitar Rp530,6 jutaan dan RMB 319.800 atau sekitar Rp738,4 jutaan.
R7 adalah SUV sepanjang lima meter dengan koefisien hambatan rendah hanya 0,247 Cd. Desainnya ramping dan modern dengan gagang pintu tersembunyi, atap panoramik, dan bilah lampu LED di bagian depan dan belakang. Mobil ini tersedia dalam delapan warna berbeda, termasuk Tourmaline Blue yang baru.
Di dalam, terdapat bagasi depan 52L dan ruang penyimpanan hingga 2130L di bagian belakang dengan kursi dilipat. Dan jika Anda mencari kenyamanan jarak jauh, Huawei jelas berusaha memenuhi kebutuhan tersebut.
Kabinnya dilengkapi kursi kopilot gravitasi nol dengan penyesuaian 18 arah, sandaran kaki, pemanas, ventilasi, dan pijat, semua fitur kenyamanan yang Anda harapkan saat mendekati harga USD50.000 atau Rp843,1 jutaan. Untuk hiburan, mobil ini memiliki sistem audio bermerek Huawei dengan 17 speaker dan 1000W.
Di balik kap (atau lebih tepatnya di bawah lantai) kedua trim menggunakan extender jangkauan empat silinder 1,5L yang dipasangkan dengan baterai LFP 53,4 kWh dari CATL. Mobil ini berjalan pada platform Jujing 400V Huawei yang dapat meningkat dari 20% menjadi 80% hanya dalam 15 menit.
Dan dengan baterai dan tangki bahan bakar penuh, model Max (penggerak roda belakang) mengklaim jarak tempuh total 1.673 km. Itu naik tujuh persen dari model sebelumnya, dan lebih dari cukup untuk menantang mobil seperti Tesla Model Y atau NIO ES8 dalam hal jarak tempuh.
Performa dan Teknologi
Dari segi performa, SUV ini dapat melaju dari 0 hingga 100 km/jam dalam 7,4 detik. Bukan yang tercepat, tetapi jika Anda menginginkan tenaga lebih, trim Ultra menyediakan penggerak semua roda dengan motor ganda untuk gabungan 510 tenaga kuda. Versi itu mencapai 100 km/jam dalam 4,9 detik, tetapi sedikit mengurangi jarak tempuh total (turun menjadi 1.551 km).
Huawei juga memamerkan kekuatan teknologinya di sini. R7 mendapatkan sistem Qiankun ADS 3.0 terbarunya dengan LiDAR 192-line, 3 radar gelombang milimeter, 12 sensor ultrasonik, dan 11 kamera. Mobil ini mendukung navigasi NOA di dalam kota dan jalan raya serta dapat parkir sendiri. Dasbornya didukung oleh HarmonyOS 4, yang berjalan pada layar sentuh tengah berukuran 15,6 inci dan kluster pengukur digital berukuran 12,3 inci. Pembaruan OTA didukung, seperti yang diharapkan.
Untuk dinamika berkendara, R7 menggunakan sasis cerdas Huawei Turing dengan suspensi depan double wishbone standar dan suspensi belakang multi-link. Pengereman dari 100 km/jam hingga 0 dilaporkan hanya membutuhkan 35,6 meter, dan sistem iVSE Huawei menyesuaikan diri dengan berbagai kondisi jalan. (nano)
Tinggalkan Komentar