Garam Impor Tidak Sampai Sukoharjo

Petugas memantau peredaran garam di Pasar Ir Soekarno, Senin (11/9).

Sukoharjonews.com – Kebijakan impor garam belum begitu terasa di Sukoharjo. Menurut sejumlah pedagang di Pasar Ir Soekarno, selama ini belum pernah menjumpai garam impor. Meski pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan untuk impor garam untuk menanggulangi krisis garam akhir-akhir ini.

“Tidak ada garam impor. Kalau ada, sales pemasok garam pasti juga menawarkan,” kata pedagang kelontong Pasar Ir Soekarno, Maryati (38), Senin (11/9).

Sementara itu, dia menginformasikan selama ini tidak ada masalah mengenai pasokan garam. Menurutnya, meski harga garam terus naik, stoknya melimpah. “Harga garam naik terus sejak sebelum lebaran dulu,” tuturnya.

Sepanjang yang dia ketahui, di pasar tradisional di Sukoharjo lainnya juga tidak ada garam impor. “Kemungkinan di pasar lain juga tidak ada (garam impor), karena salesnya sama,” imbuhnya.

Lurah Pasar Ir Soekarno, Tri Sukrisna mengatakan kebijkana impor garam imbasnya belum begitu terasa di Sukoharjo. Berdasarkan pantauan petugas, sejauh ini tidak ada garam impor yang beredar di Pasar Ir Soekarno. Dia menambahkan, meski harga garam terus naik, tidak ada gejolak baik dari pedagang maupun pembeli.

“Tidak ada garam impor di sini. Di pasar tradisional lain informasinya sampai saat ini juga tidak ada. Garam di sini dipasok dari Tuban, Solo, Semarang,” katanya. (Sofarudin)

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.