Dua Pejabat Strategis Polres Sukoharjo Resmi Berganti, Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam

Kapolres Sukoharjo, AKBP Andika Dharma Sena saat memimpin sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam.

Sukoharjonews.com – Rotasi kembali bergulir di lingkungan Polres Sukoharjo. Kali ini, rotasi menimpa dua pejabat strategis, yakni Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam. Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena meminta pejabat baru segera beradaptasi, memperkuat deteksi dini, serta memastikan penegakan hukum berjalan profesional dan humanis.

Pesan tersebut disampaikan Andika saat memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam Polres Sukoharjo di Aula Rupatama R. Koesnadi, Polres Sukoharjo, Senin (19/10/2026).

Dalam rotasi tersebut, Iptu Agung Sedewo dipercaya menjabat Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, menggantikan AKP Zaenudin. Sementara itu, jabatan Kasat Intelkam diserahkan dari AKP Arwan Nursyamhadi kepada AKP Himawan Sutanto.

AKP Zaenudin selanjutnya bertugas sebagai Kasat Resnarkoba Polres Kendal, sedangkan AKP Arwan Nursyamhadi mendapat penugasan baru sebagai Panit 1 Subdit VIP Ditpamobvit Polda Jawa Tengah. Sebelum menjabat Kasat Reskrim Polres Sukoharjo, Iptu Agung Sedewo bertugas sebagai Kasat Reskrim Polres Wonogiri. Adapun AKP Himawan Sutanto sebelumnya menjabat Kapolsek Bergas, Polres Semarang.

Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk penyegaran, pengembangan karier, serta peningkatan kualitas kinerja dalam menghadapi tantangan tugas yang terus berkembang.

“Saya meminta pejabat yang baru segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, mengenali karakteristik wilayah, memetakan potensi konflik, dan menjalin komunikasi yang baik dengan seluruh stakeholder terkait,” tegas Andika.

Kapolres memberikan penekanan khusus kepada Kasat Reskrim yang baru agar mampu menjawab tantangan penegakan hukum dengan kecepatan, ketelitian, dan profesionalisme. Menurutnya, penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dengan tetap menjunjung tinggi keadilan dan pendekatan humanis.

Ia menekankan profesionalisme bukan hanya berkaitan dengan keberhasilan mengungkap perkara, tetapi juga bagaimana setiap proses hukum dilaksanakan secara bertanggung jawab dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara kepada Kasat Intelkam yang baru, Andika meminta penguatan fungsi deteksi dini melalui penyajian informasi dan analisis intelijen yang akurat serta aktual. Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu pimpinan mengambil kebijakan strategis, terutama dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Untuk Kasat Intelkam, fungsi deteksi dini adalah jantung dari Kepolisian. Saya berharap Saudara mampu menyajikan data dan analisis intelijen yang akurat serta aktual guna membantu pimpinan dalam mengambil kebijakan strategis,” ujarnya. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar