Casio Meluncurkan Tiga Jam Tangan G-Shock yang Terinspirasi oleh Sushi

Jam tangan Casio G-Shock yang terinspirasi sushi. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Casio telah mengumumkan tiga model jam tangan G-Shock baru di Jepang. Diproduksi di fasilitas Yamagata Casio milik perusahaan, model-model mendatang ini menggunakan komponen standar G-Shock namun menerapkan warna, material, dan tekstur yang dirancang menyerupai daging tuna, telur ikan salmon (ikura), dan daging salmon. Jam tangan ini saat ini tersedia untuk pemesanan awal (pre-order) di situs web Casio Jepang dan dijadwalkan untuk mulai dikirimkan pada akhir bulan ini.

Dilansir dari Gizmochina, Jumat (9/10/2026), model pertama adalah DW-5600SSH-4JR, dengan harga ¥19.250 atau Rp2,1 jutaan. Model ini berbasis pada seri digital 5600 dan dirancang dengan tema daging tuna tanpa lemak. Jam tangan ini menggunakan resin merah transparan untuk bagian casing dan talinya. Bagian muka jam menampilkan pola cetak yang menyerupai daging tuna, disertai aksen hijau yang melambangkan wasabi serta siluet kecil ikan tuna pada dial. Casing, bezel, dan talinya terbuat dari plastik biomassa.

Jam tangan kedua adalah DW-6900SSH-1JR, dengan harga ¥20.350 atau Rp2,3 jutaan. Model ini menggunakan casing bulat seri 6900 untuk meniru tampilan “ikura gunkan-maki”, atau sushi telur ikan salmon. Bezel hitamnya melambangkan balutan rumput laut nori, sementara dial transparan menampilkan pola grafis telur ikan salmon. Untuk melengkapi desainnya, bagian bawah tali resin berwarna putih untuk melambangkan nasi sushi.

Model ketiga dalam jajaran ini adalah GA-2100SSH-4AJR yang berjenis analog-digital, dengan harga jual ¥21.450 atau Rp2,4 jutaan. Mengambil inspirasi dari salmon segar, jam tangan ini hadir dengan warna oranye dan permukaan dial yang bertekstur menyerupai daging ikan salmon. Casio juga mengubah desain jarum jam pada model ini: jarum penunjuk jam dan menit dibentuk menyerupai pisau dapur Jepang, sedangkan jarum pada sub-dial kecil dirancang agar tampak seperti sepotong nigiri. Jam tangan ini dilengkapi dengan struktur Carbon Core Guard dan lampu LED ganda.

Terlepas dari perubahan tampilan tersebut, jam tangan ini berfungsi layaknya jam tangan G-Shock standar. Ketiga model ini memiliki konstruksi tahan guncangan, ketahanan air hingga kedalaman 200 meter, serta fitur stopwatch, pengatur waktu (timer), alarm, dan lampu latar LED. Kedua model digital memiliki perkiraan masa pakai baterai lima tahun, sementara model analog-digital GA-2100 memiliki masa pakai baterai tiga tahun.

Casio juga menyertakan beberapa elemen desain yang sama di seluruh koleksi ini. Bagian belakang casing yang terbuat dari baja tahan karat diukir dengan gambar cangkir teh Jepang, yang secara tradisional disajikan di akhir santapan sushi. Kemasannya dirancang menyerupai kotak suvenir Jepang. Saat jam tangan dikeluarkan dari kemasan, terlihat gambar grafis wasabi di bagian dasarnya, kecuali pada model telur ikan salmon yang justru menampilkan grafis “tanpa wasabi”. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar