
Sukoharjonews.com – Acemagic telah meluncurkan mini PC F2A dengan prosesor Intel Panther Lake, yang menawarkan pemrosesan AI lokal dan konektivitas modern. Perangkat ini dibanderol seharga USD1.099 atau Rp19,4jutaan selama masa pra-pemesanan—turun dari harga reguler USD1.699 atau Rp30,1 jutaan dengan pengiriman yang dijadwalkan mulai 31 Agustus.
Spesifikasi Acemagic F2A
Dilansir dari Gizmochina, Sabtu (29/8/2026), F2A dilengkapi dengan prosesor Intel Core Ultra X7 358H yang memiliki 16 core, dibangun menggunakan proses manufaktur Intel 18A dan desain core hibrida. Prosesor ini menyertakan NPU berkekuatan 50 TOPS untuk beban kerja AI, sementara kombinasi CPU, NPU, dan grafis terintegrasi menghasilkan performa AI teoretis hingga 180 TOPS.
Untuk urusan grafis, F2A mengandalkan GPU terintegrasi Arc B390 yang berbasis arsitektur Xe3. GPU ini memiliki 12 Xe-core dan mendukung standar modern seperti encoding dan decoding AV1, ray tracing, serta upscaling XeSS.
Di dalam casing berukuran 128 x 128 x 37 mm, F2A hadir dengan memori LPDDR5X 32GB yang terpasang permanen (soldered) dan SSD NVMe 1TB. Perangkat ini mendukung penyimpanan hingga 4TB melalui dua slot M.2 2280, di mana satu slot mendukung PCIe 4.0 dan slot lainnya mendukung PCIe 5.0.
Untuk konektivitas, panel depan dilengkapi dengan port USB4 Type-C berkecepatan 40Gbps—yang menurut Acemagic mendukung ekspansi GPU eksternal (eGPU) bagi pengguna yang membutuhkan performa grafis lebih tinggi daripada yang dapat disediakan oleh chip terintegrasi—serta dua port USB 3.2 Gen 2 Type-A dan jack audio 3,5mm.
Panel belakang memuat port HDMI 2.1 TMDS, DisplayPort, dua jack Ethernet 2,5Gbps, dua port USB 3.2 Gen 1 Type-A, dan port USB-C sekunder berkecepatan 20Gbps yang mendukung input daya 100W (Power Delivery) serta DP 1.4. Untuk konektivitas nirkabel, perangkat ini dilengkapi dengan Wi-Fi 7 dan Bluetooth 5.4.
Mini PC ini mampu menjalankan hingga empat layar secara bersamaan, termasuk monitor 8K melalui DisplayPort 2.1. F2A hadir dengan sistem operasi Windows 11 Pro, meskipun Acemagic menyatakan bahwa perangkat ini juga mendukung Linux dan Ubuntu. (nano)














Facebook Comments