Empat Tol Fungsional Jasa Marga Dibuka Gratis Saat Mudik Lebaran 2026, Ini Daftarnya

banner 468x60
Empat tol fungsional dibuka gratis saat mudik Lebaran 2026 untuk mengurai kemacetan dan memperlancar perjalanan pemudik. (Foto: Dok Jasa Marga)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Selama arus mudik Lebaran 2026, PT Jasa Marga menyiapkan pengoperasian empat ruas tol fungsional. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kelancaran distribusi lalu lintas sekaligus meminimalkan potensi kemacetan di sejumlah titik rawan.

Empat ruas tol yang akan difungsikan tersebut meliputi Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo, Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi, Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan), serta Jalan Tol Yogyakarta–Bawen.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan bahwa seluruh ruas tol fungsional tersebut dapat dilintasi secara gratis selama arus mudik Lebaran 2026 dan difokuskan sebagai jalur alternatif bagi masyarakat.

“Pengoperasian keempat ruas tol fungsional ini merupakan langkah strategis Jasa Marga dalam mengoptimalkan kapasitas jaringan jalan tol nasional selama periode mudik Lebaran, sekaligus mengurangi beban lalu lintas pada ruas-ruas eksisting yang selama ini menjadi titik kepadatan agar arus lalu lintas tetap lancar dan terjaga,” ujar Rivan, dikutip dari laman KabarBUMN, Senin (16/3/2026).

Tol Solo–Yogyakarta Diperpanjang
Pada Jalan Tol Solo–Yogyakarta–NYIA Kulon Progo, ruas fungsional yang sebelumnya hanya beroperasi hingga Prambanan kini diperpanjang hingga Purwomartani dengan panjang 12,23 kilometer.

Melalui anak usaha PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), pengoperasian segmen Prambanan–Purwomartani diharapkan mampu membantu mengurai kepadatan kendaraan yang menuju Yogyakarta dan wilayah sekitarnya.

Selain memperkuat konektivitas antara Kota Solo, Yogyakarta, dan kawasan sekitarnya, ruas tol fungsional ini juga diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh perjalanan Klaten–Yogyakarta dari sekitar 45 menit menjadi sekitar 20 menit. Jalur ini juga mempermudah akses menuju sejumlah destinasi wisata strategis, termasuk kawasan Candi Prambanan.

Tol Probolinggo–Situbondo Diperpanjang
Sementara itu, pada Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi yang dikelola oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), ruas tol fungsional yang sebelumnya hanya dioperasikan hingga Paiton kini diperpanjang sampai Situbondo Barat.

Penambahan jalur ini memiliki panjang sekitar 49,68 kilometer dan dinilai akan berperan penting dalam mendukung kelancaran arus lalu lintas di wilayah Jawa Timur. Ruas ini juga menjadi bagian dari percepatan penyelesaian Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menghubungkan ujung timur Pulau Jawa.

Japek II Selatan Bantu Urai Kemacetan
Di wilayah Jabodetabek, Jasa Marga juga akan memfungsikan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Selatan (Japek II Selatan) pada segmen Sadang–Setu sepanjang 52 kilometer.

Ruas yang merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional ini dinilai memiliki peran penting dalam mengurai kepadatan lalu lintas di Jalan Tol Jakarta–Cikampek dan Jalan Tol Cipularang, terutama di sekitar KM 66.

Dengan adanya jalur ini, kendaraan dari arah Bandung dapat langsung keluar melalui Sadang tanpa harus melewati titik kemacetan utama.

Tol Yogyakarta–Bawen Bantu Kurangi Kepadatan
Selain itu, Jasa Marga melalui PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) juga menyiapkan jalur fungsional Jalan Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.

Meski relatif pendek, ruas ini dinilai efektif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan pertigaan Bawen hingga melewati Kota Ambarawa yang selama ini kerap menjadi titik perlambatan arus kendaraan saat musim mudik.

Jalur Ambarawa–Bawen juga terhubung langsung dengan jaringan Jalan Tol Trans Jawa ruas Semarang–Solo. Ruas ini menjadi alternatif strategis bagi pengguna jalan yang keluar dari Gerbang Tol Bawen menuju wilayah Magelang, Temanggung, dan sekitarnya. Dengan tidak adanya persimpangan maupun lampu lalu lintas, jalur ini diharapkan dapat membantu mengurangi kepadatan yang kerap terjadi di Exit Bawen selama periode Lebaran.

Jasa Marga berharap pengoperasian empat ruas tol fungsional tersebut dapat menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 2026 sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan perjalanan masyarakat.

Meski dapat dilintasi secara gratis, seluruh pengguna jalan tetap diwajibkan mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *