
Sukoharjonews.com (Grogol) – Tenaga kesehatan yang meninggal dunia di Kecamatan Grogol dimakamkan di TPU Daksinoloyo, Minggu (19/4/2020). Perawat dengan status PDP Corona tersebut dimakamkan dengan prosedur Corona. Pemakaman selain dihadiri keluarga, juga sejumlah teman kerjanya di rumah sakit. Pemakaman berlangsung cepat dan lancar tanpa ada penolakan dari masyarakat.
“Pemakaman dilakukan oleh petugas dari RS Dr Moewardi yang mengenakan Alat Pelindung Diri (APD). Pemakaman cepat dan hanya sekitar 30 menit,” ujar Camat Grogol, Bagas Windaryatno yang ikut datang ke TPU bersama pejabat Muspika Grogol.
Dikatakan Bagas, pelayat yang datang sendiri hanya bisa melihat dari jauh proses pemakaman dan tidak mendekati lokasi. Sebelum mobil ambulans datang, warga sekitar sudah menyiapkan liang lahat untuk pemakaman tersebut. Setelah itu, pemakaman dilakukan oleh petugas yang mengenakan APD. Sedangkan warga dan pelayat hanya bisa melihat dari kejauhan sekitar 100 meter.
Bagas juga mengatakan, nakes yang meninggal tersebut telah menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RS Dr Moewardi sejak beberapa hari lalu. Dari penuturan keluarga, pasien mengalami kesulitan bernafas yang cukup parah. Pasien tersebut menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (18/4) pukul 23.00 WIB. Menurutnya, pihak keluarga dari nakes yang meninggal tersebut melakukan karantina mandiri selama 14 hari.
Bagas menambahkan, pemakaman nakes tersebut berjalan lancar tanpa ada gejolak atau penolakan warga. Pasalnya, selama ini pemerintah kecamatan sudah memberikan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat terkait prosedur pemakanan jenazah yang terpapar Corona. (erlano putra)


Facebook Comments