60 PPK Dilantik, Tugas Berat Didepan Mata

Ketua KPU Sukoharjo Kuswanto melantik 60 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pilgub 2018 dari 12 kecamatan di Hotel Tosan Solo Baru, Grogol, Rabu (01/11).

Sukoharjonews.com – Sebanyak 60 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 12 kecamatan untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng dilantik, Rabu (01/11). Pelantikan dilakukan Ketua KPU Sukoharjo Kuswanto di Hotel Tosan. Pascadilantik, tugas berat menanti para penyelenggara pemilu di tingkat kecamatan tersebut.

“60 anggota PPK ini sudah melalui serangkaian tes. Mulai tes administrasi, tertulis hingga wawancara. Sebelumnya ada 160 orang yang lolos hingga tahap wawancara,” ujar Kuswanto.

Kuswanto mengklaim, 60 anggota PPK dari 12 kecamatan itu merupakan satu-satunya di Jateng dimana 60% anggotanya merupakan wajah baru. Sedangkan yang 40% merupakan anggota lama yang pernah menjabat dalam jabatan serupa. Dengan begitu, di tiap kecamatan terjadi kombinasi antara anggota wajah baru dan anggota yang sudah berpengalaman.

Dalam kesempatan itu, Kuswanto juga berpesan agar PPK selalu bekerja profesional dan menjaga independensi. Hal itu diperlukan agar Pilgub Jateng di Sukoharjo berkualitas. Usai dilantik, PPK di tiap kecamatan diminta untuk segera berkoordinasi dengan Camat terkait kantor sekretariat dan mengajukan calon sekretaris ke Bupati melalui KPU.

Menurutnya, sesuai UU Nomor 10/2016 pasal 17, tugas-tugas PPK antara lain melakukan pemutakhiran data pemilih, Daftar Pemilih Sementara (DPS), dan Daftar Pemilih Tetap. Selain itu, juga melaksanakan semua tahapan penyelenggaraan pemilihan di tingkat Kecamatan yang telah ditetapkan oleh KPU, menerima dan menyampaikan daftar pemilih kepada KPU Kabupaten, mengumpulkan hasil penghitungan suara dari seluruh PPS di wilayah kerjanya, dan melakukan rekapitulasi hasil penghitungan suara dalam rapat yang dihadiri oleh saksi peserta Pemilihan dan Panwas kecamatan.

Sedangkab Asisten 1 sekda Pemkab Sukoharjo Hasni mengatakan, menjadi anggota PPK di satu sisi merupakan kehormatan, tapi di sisi lain mengandung tantangan sendiri untuk menunjukkan integritas dan profesionalitas dalam Pilgub. Sehinggga dalam Pilgub nanti benar-benar terpilih gubernur dan wakil gubernur yang “becik” dan “nyenengke”.

“Banyaknya wajah baru dalam keanggotaan PPK sebagai konsekuensi aturan KPU yang tidak membolehkan pejabat lama dua periode untuk mendaftar lagi,” ujarnya.

Hasni juga berpesan, Pilkada serentak 2018 untuk memilih Gubernur Jateng harus lebih baik. Untuk itu, sebagai anggota PPK diminta untuk selalu berpedoman pada peraturan yang ada. Sebagai penyelenggara pemilu juga harus bisa menjaga independensinya sehingga Pilgub nanti lebih berkualitas. (erlano putra)

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.