19.000 Orang Sukoharjo Masih Menganggur

Karyawan PT Sritex berbaris rapi saat mengikuti upacara bendera 17 Agustus. Meski lapangan kerja terbuka lebar, masih ada 19.000 orang di Sukoharjo yang menganggur.

Sukoharjonews.com – Lapangan kerja di Sukoharjo terbuka lebar seiring berkembangnya kawan industri dan berdirinya pbarik-pabrik. Ironisnya, masih sekitar 19.000 orang tercatat sebagai pengangguran. Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya menyebut, angka tersebut berada pada posisi 2,1 persen dari jumlah total penduduk di Sukoharjo yang mencapai 890.000 jiwa.

“Angka pengangguran di Sukoharjo tergolong sangat minim hanya sekitar 2,1 persen dari total jumlah penduduk,” tutur Wardoyo, Jumat (6/10).

Bakal Calon Gubernur Jateng itu menambahkan, pada dasarnya lapangan kerja di Sukoharjo ‘turha-turah’. Mengingat di Kota Makmur banyak pabrik industri yang masih membutuhkan banyak tenaga kerja diberbagai posisi.

Hanya saja, serapan tenaga kerja belum maksimal karena tidak sedikit warga yang memilih kerja di luar daerah (merantau). Menurutnya, banyak orang Sukoharjo yang gengsi bekerja di daerah sendiri dan memilih bekerja di luar daerah meski sama-sama menjadi buruh.

“Kalau orang Sukoharjo mau menghilangkan gengsi tentu serapan tenaga kerja tinggi. Sebab lowongan kerja sangat banyak di Sukoharjo,” ujar Wardoyo.

Bupati berkomitmen akan terus menekan angka pengangguran di Kota Makmur. Salah satunya dengan membuka bursa lowongan kerja (JobFair) yang dilaksanakan di GOR UMS, Pabelan, Kartasura Kamis-Jumat (5-6/10).

Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Sukoharjo, Bahtiyar Zunan mengatakan, Job Fair ini diikuti 42 yang diikuti perusahan-perusahaan besar di Sukoharjo dan sekitarnya. “Lowongan pekerjaan yang ditawarkan dalam Job Market Fair ini kurang lebih 2.500 lowongan dengan posisi jabatan yang beragam,” katanya.

Zunan menambahkan, lowongan pekerjaan itu antara lain meliputi tenaga kerja produksi, tenaga usaha jasa, tenaga usaha penjualan, tenaga tata usaha, tenaga kepemimpinan dan ketatalaksanaan serta lowongan hingga posisi teknisi.

“Ada lowongan untuk lulusan SD sampai Perguruan Tinggi (Sarjana). Target penempatan tenaga kerja selama dua hari penyelenggaraan Job Market Fair ini sebanyak 1.000-1.500 orang,” imbuhnya. (sofarudin)

 

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.