ZXMOTO 250T ADV Resmi Hadir, Skuter ADV 250cc Baru Sarat Fitur

ZXMOTO 250T ADV. (Foto: Greatbiker)

Sukoharjonews.com – ZXMOTO memasuki pasar skuter untuk pertama kalinya dengan 250T ADV, sebuah skuter “crossover” 250cc yang sebelumnya dipamerkan sebagai prototipe di ajang CIMA Motor 2026 di Tiongkok. Skuter ini memiliki struktur yang sangat berbeda dari skuter pada umumnya; mesinnya terpisah dari “swingarm” belakang dan desain suspensinya lebih menyerupai sepeda motor konvensional.

Dilansir dari Greatbiker, Selasa (13/10/2026), yang tak kalah penting, informasi dari unit fisik yang dipamerkan menunjukkan bahwa model tersebut menggunakan mesin satu silinder berpendingin cairan, bukan mesin dua silinder seperti yang sempat bocor sebelumnya.

Desain ADV seutuhnya dengan ciri khas “paruh” di bagian depan

250T ADV jelas mengusung tampilan Skuter Adventure, mulai dari bagian depan yang menyerupai paruh dan “windscreen” tinggi, hingga lampu depan ganda serta “fairing” yang dirancang agar terlihat lebih tangguh dibandingkan skuter perkotaan biasa.

Namun, bentuk fisik motor ini memiliki garis desain yang lebih membulat dibandingkan sketsa yang bocor sebelumnya, dan jarak terendah ke tanah (ground clearance) tidak setinggi sepeda motor “adventure” sejati.

Karakter kendaraan ini lebih condong ke arah skuter “crossover” yang dirancang terutama untuk penggunaan di jalan raya, namun tetap mampu melibas jalanan kasar atau jalur tanah ringan dengan lebih baik dibandingkan skuter biasa.

ZXMOTO 250T ADV. (Foto: Greatbiker)

Mesin terpasang pada rangka dan tidak ikut bergerak naik-turun bersama roda belakang

Bagian yang paling menarik adalah struktur belakangnya.

Pada banyak skuter konvensional, mesin, transmisi CVT, dan “swingarm” menyatu dalam satu kesatuan, sehingga mesin ikut bergerak naik-turun mengikuti pergerakan roda belakang.

Sebaliknya, 250T ADV memilih konfigurasi mesin statis (tetap), di mana mesin dipasang pada rangka dan menggunakan “swingarm” aluminium yang terpisah.

Pendekatan ini mengurangi bobot tak terpegas (unsprung weight) di area roda belakang, sehingga sistem suspensi dapat merespons permukaan jalan secara lebih independen. Ini merupakan keunggulan bagi kendaraan yang sering melintasi berbagai jenis permukaan jalan.

Menggunakan mesin satu silinder 250cc, bukan mesin dua silinder seperti yang diberitakan sebelumnya

Sebelum peluncuran motor yang sebenarnya, beberapa sumber mengindikasikan bahwa 250T ADV mungkin akan menggunakan mesin dua silinder segaris berkapasitas 249cc.

Namun, pemeriksaan terhadap kendaraan yang dipamerkan di CIMA Motor 2026 menunjukkan bahwa motor tersebut menggunakan mesin satu silinder berpendingin cairan.

ZXMOTO belum secara resmi mengungkapkan tenaga maksimum atau torsi dari prototipe ini, sehingga angka sekitar 27 tenaga kuda yang disebutkan sebelumnya sebaiknya tidak dianggap sebagai spesifikasi untuk model produksi.

Sistem transmisinya adalah CVT, yang menggunakan struktur penyaluran tenaga terpisah dari mesin ke roda belakang. Namun, unit yang dipamerkan menggunakan transmisi penggerak sabuk (belt-driven), bukan rantai seperti yang sempat diperkirakan oleh beberapa sumber sebelumnya.

ZXMOTO 250T ADV. (Foto: Greatbiker)

Menggunakan pelek jari-jari berukuran 15 inci di depan dan 14 inci di belakang

Pelek merupakan elemen lain yang mencerminkan konsep ADV (Advanced Vehicle) pada motor ini.

Bagian depan menggunakan pelek jari-jari 15 inci, sedangkan bagian belakang menggunakan pelek 14 inci; keduanya dipasangi ban segala medan (all-terrain).

Pemilihan ukuran pelek depan yang lebih besar dibandingkan pelek belakang meningkatkan kemampuan kendaraan dalam melintasi sambungan jalan dan permukaan kasar, sekaligus mencegah kendaraan menjadi terlalu tinggi atau besar untuk penggunaan di dalam kota.

Pelek jari-jari ini juga dirancang untuk dapat menggunakan ban tubeless, sehingga lebih praktis dibandingkan pelek jari-jari yang mengharuskan penggunaan ban dalam (inner tube).

Garpu depan tipe USD dengan lengan ayun (swingarm) aluminium

Suspensi depan menggunakan garpu tipe “Upside-Down” (USD).

Di bagian belakang, kendaraan ini menggunakan lengan ayun aluminium yang terpisah dari mesin, serta peredam kejut yang dilengkapi dengan “sub-tank” atau reservoir tekanan yang dipasang di sisi samping.

Saat dilihat dari samping, rakitan lengan ayun dan peredam kejut belakang terlihat jelas, memberikan karakter kendaraan yang lebih menyerupai sepeda motor konvensional dibandingkan skuter tradisional.

ZXMOTO 250T ADV. (Foto: Greatbiker)

Kaliper depan 4-piston, ABS 2-kanal, dan TCS

Sistem pengereman depan menggunakan cakram tunggal dengan kaliper 4-piston, sementara rem belakang juga menggunakan rem cakram.

Kendaraan ini dilengkapi dengan ABS “Dual-Channel” untuk mencegah roda terkunci (baik depan maupun belakang) serta “Traction Control System” (TCS) untuk mengurangi gejala roda belakang selip (spin).

Sistem keselamatan ini dinilai tepat untuk skuter “crossover”, yang mungkin digunakan di berbagai kondisi jalan—mulai dari jalan kering, basah, hingga permukaan dengan tingkat traksi yang bervariasi.

Layar TFT, “Cruise Control”, dan “Smart Key”

Meskipun masih berupa kendaraan konsep, kelengkapan fitur yang dipamerkan dalam acara tersebut tergolong sangat lengkap.

Kendaraan ini dilengkapi dengan layar TFT berwarna, sistem “keyless entry” atau “smart key”, “cruise control”, port USB dengan fitur pengisian daya cepat (fast charging), serta sistem pencahayaan LED di seluruh bagian.

Sebuah kamera juga terpasang di bagian tengah depan kendaraan, yang kemungkinan berfungsi sebagai sistem perekam perjalanan.

Jika seluruh fitur ini dipertahankan pada model produksi massalnya, 250T ADV akan menjadi salah satu skuter 250cc dengan kelengkapan fitur terbaik di kelasnya.

ZXMOTO 250T ADV. (Foto: Greatbiker)

Ukurannya lebih ringkas daripada yang terlihat

Meskipun dalam foto 250T ADV tampak seperti motor berukuran besar, kendaraan aslinya memiliki proporsi yang relatif ringkas dibandingkan skuter 250cc lainnya.

Hal ini tampaknya memang menjadi pendekatan yang diinginkan ZXMOTO; mereka merancang kendaraan ini agar praktis digunakan di dalam kota dan tidak secara khusus ditujukan sebagai “maxi-scooter” berukuran besar. Bagi pengendara dengan tinggi badan di atas 180 cm, sebaiknya mencoba duduk langsung di atas motor ini terlebih dahulu, karena ruang kaki dan dimensi keseluruhannya tidak seluas skuter petualang (adventure scooter) kelas 300-400cc.

Bersiap untuk masuk ke pasar pada tahun 2027

Motor yang dipamerkan di CIMA Motor 2026 ini masih berstatus prototipe, dan beberapa komponennya masih dalam tahap pengembangan. Oleh karena itu, spesifikasi model produksi dapat berubah sewaktu-waktu.

ZXMOTO 250T ADV. (Foto: Greatbiker)

Laporan dari China menyebutkan bahwa ZXMOTO menargetkan untuk memproduksi motor ini pada tahun 2027, dengan perkiraan harga di atas 20.000 yuan atau sekitar Rp53,3 jutaan (berdasarkan konversi nilai tukar kasar). Namun, harga resminya belum diumumkan.

Aspek paling menarik dari ZXMOTO 250T ADV bukan sekadar tampilannya yang bergaya petualang (ADV), melainkan struktur mesin statis yang dipadukan dengan lengan ayun belakang independen (independent rear swingarm); desain ini bertujuan mengatasi keterbatasan skuter konvensional di mana mesin ikut bergerak naik-turun bersama roda belakang.

Jika ZXMOTO berhasil merealisasikan konsep ini ke tahap produksi dengan tetap mempertahankan fitur-fitur seperti ABS “dual-channel”, TCS, layar TFT, “cruise control”, pelek jari-jari “tubeless”, serta sistem suspensi yang sama dengan versi prototipe, maka 250T ADV berpotensi menjadi pesaing tangguh di pasar skuter petualang pada tahun 2027. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar