Sukoharjonews.com – Apakah Anda bosan minum kopi biasa setiap pagi? Tambahkan minyak kelapa ke kopi agar merasa berenergi dan menghilangkan berat badan berlebih.
Dikutip dari Healthshots, Rabu (15/1/2025), ritual perawatan rambut akhir pekan Anda mungkin terdiri dari melembapkan rambut dengan minyak kelapa. Anda mungkin juga mengoleskan minyak ini ke kulit untuk mencegah kekeringan. Jadi, minyak kelapa dapat digunakan dalam berbagai cara, tetapi pernahkah Anda mencoba menambahkan minyak kelapa ke kopi?
Ternyata, memulai hari dengan minuman ini dapat memberikan banyak manfaat kesehatan, termasuk penurunan berat badan. Manfaat ini sebagian besar berasal dari bentuk lemak yang disebut trigliserida rantai menengah yang ditemukan dalam minyak kelapa. Di sisi lain, kopi dikenal dapat membuat Anda tetap waspada, berkat kandungan kafeinnya. Gabungkan keduanya, dan Anda akan mendapatkan minuman musim dingin yang wajib dimiliki.
Apa manfaat menambahkan minyak kelapa ke kopi?
1. Meningkatkan tingkat energi
Manfaat kopi sebagian besar terkait dengan kafein. Minyak kelapa merupakan stimulan sistem saraf pusat yang dapat meningkatkan kadar energi, menurut penelitian yang dipublikasikan di StatPearls pada Mei 2024. “Minyak kelapa kaya akan trigliserida rantai menengah (MCT), yang mudah diserap dan dimetabolisme oleh hati,” kata ahli gizi Priya Paliwal. MCT dapat langsung digunakan sebagai energi, menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di Ghana Medical Journal pada tahun 2016. Jadi, jika Anda mencari energi yang berkelanjutan sepanjang hari, campurkan minyak kelapa ke dalam kopi.
2. Meningkatkan fungsi otak
Kafein dikenal memiliki efek positif pada otak. Kafein dapat meningkatkan kewaspadaan mental, meningkatkan konsentrasi, dan suasana hati, menurut penelitian yang dipublikasikan di Practical Neurology pada tahun 2015. MCT dalam minyak kelapa dapat diubah menjadi keton, sumber energi alternatif bagi otak. Selama tinjauan tahun 2020 yang dipublikasikan di International Journal Of Molecular Sciences, ditemukan korelasi antara kadar badan keton dalam darah dan peningkatan fungsi kognitif. Karena keton dapat meningkatkan fungsi kognitif, minyak kelapa dalam kopi mungkin sangat bermanfaat untuk kejernihan dan fokus mental.
3. Mendukung penurunan berat badan
Banyak orang suka minum kopi untuk menurunkan berat badan. Mengonsumsi kafein dapat membantu mengurangi berat badan dan lemak tubuh, menurut analisis yang diterbitkan dalam Critical Reviews in Food Science and Nutrition pada tahun 2018. Mencampur minyak kelapa dalam kopi dapat lebih membantu penurunan berat badan, karena MCT dalam minyak dapat meningkatkan metabolisme dan mendorong pembakaran lemak. “Mereka juga membantu rasa kenyang, dan pada gilirannya mengurangi kecenderungan untuk mencari camilan tidak sehat di antara waktu makan,” kata Paliwal.
4. Meningkatkan kesehatan pencernaan
Minyak kelapa mungkin baik untuk usus Anda. Minyak ini memiliki sifat antimikroba karena asam laurat, menurut penelitian yang diterbitkan dalam International Journal Of Medical Science And Clinical Invention pada tahun 2017. Minyak ini membantu menjaga kesehatan usus dengan memerangi bakteri berbahaya. Sedangkan untuk kopi, menurut penelitian yang dipublikasikan di Nutrients pada tahun 2022, kopi dapat melancarkan pencernaan dengan cara meningkatkan produksi asam lambung, empedu, dan sekresi pankreas. Jadi, mencampurkan minyak kelapa ke dalam kopi dapat meningkatkan kesehatan sistem pencernaan.
5. Memperkuat kekebalan tubuh
Asam laurat dan kaprilat dalam minyak kelapa diketahui memiliki sifat antibakteri, antivirus, dan antijamur. Dalam sebuah penelitian tahun 2020 yang dipublikasikan di Journal of the Association of Physicians of India, minyak kelapa ditemukan sebagai bahan nutrisi kekebalan tubuh yang efektif dan aman. “Konsumsi minyak kelapa secara teratur dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan melindungi dari infeksi,” kata sang ahli. Salah satu manfaat kopi adalah berperan penting dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh. Kopi dapat melindungi dari risiko diabetes tipe 2, obesitas, dan penyakit saraf. Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya senyawa seperti kafein, asam klorogenat, kafestol, dan zat gizi mikro seperti magnesium, dan vitamin E, menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Trends in Food Science & Technology pada tahun 2021.
6. Meningkatkan penyerapan nutrisi
Jenis minyak ini sebagian besar adalah lemak. Lebih dari 50 persen lemak dalam minyak ini adalah asam lemak rantai sedang, seperti asam laurat, menurut penelitian yang dipublikasikan di Ghana Medical Journal pada tahun 2016. “Lemak ini dapat membantu penyerapan vitamin yang larut dalam lemak seperti A, D, E, dan K, memastikan Anda mendapatkan manfaat maksimal dari apa yang Anda makan,” kata sang ahli.
Berencana untuk mencampurkan minyak kelapa ke dalam kopi? Gunakan minyak kelapa murni, yang tidak dimurnikan dan diperas dingin. “Minyak kelapa murni mempertahankan nutrisi, rasa, dan aroma alaminya, tidak seperti minyak kelapa olahan, yang mungkin kehilangan beberapa senyawa bermanfaat selama pemrosesan,” kata Paliwal. Mulailah dengan 1 sendok teh per cangkir kopi, terutama jika Anda baru pertama kali menambahkan lemak ke dalam makanan Anda. Tingkatkan jumlahnya secara bertahap menjadi 1 sendok makan, tergantung pada preferensi dan toleransi Anda.
Bagaimana cara menggunakan minyak kelapa dalam kopi? Berikut resep sederhana untuk membuat secangkir kopi yang lezat dan berenergi dengan minyak kelapa:
Bahan-bahan
– 1 cangkir kopi yang baru diseduh
– 1 sendok teh minyak kelapa murni
Metode
– Seduh secangkir kopi.
– Masukkan campuran tersebut ke dalam blender selama 20 hingga 30 detik hingga berbusa. Langkah ini memastikan minyak kelapa dalam kopi teremulsi, mencegah tekstur berminyak.
– Tuang ke dalam cangkir dan nikmati kopi Anda yang lembut dan lezat.
“Anda juga dapat menambahkan pemanis alami seperti madu atau perasa tambahan seperti kayu manis ke dalam secangkir kopi Anda dengan minyak kelapa,” saran sang ahli.
Apa efek samping dari mencampur minyak kelapa dalam kopi?
Meskipun ada manfaatnya, ada juga potensi efek samping dari mencampur minyak kelapa dalam kopi:
– Masalah pencernaan: Terlalu banyak minyak kelapa dalam kopi dapat menyebabkan diare, kembung, atau kram perut, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mencobanya. – Berat badan bertambah: Minyak kelapa padat kalori, dan konsumsi berlebihan dapat menyebabkan kenaikan berat badan jika tidak diimbangi dengan pola makan yang sehat.
– Masalah kolesterol: Meskipun MCT dalam minyak kelapa bermanfaat, minyak ini juga mengandung lemak jenuh, yang dapat memengaruhi kadar kolesterol pada beberapa orang.
– Rasa dan tekstur: Tekstur minyak kelapa yang berminyak dalam kopi mungkin tidak disukai semua orang, dan beberapa orang mungkin merasa sulit untuk mencampurnya dengan baik.
Dari meningkatkan energi dan metabolisme hingga meningkatkan fungsi otak dan pencernaan, minyak kelapa dalam kopi menawarkan banyak manfaat. Pastikan untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedang untuk menghindari potensi efek samping, dan pilih minyak kelapa murni berkualitas tinggi. (nano)
Tinggalkan Komentar