Yang Belum Tahu, Berikut Ini Zikir yang Dianjurkan Saat Cemas Berlebihan

Ilustrasi. .(Foto: Harnas)

Sukoharjonews.com – Dalam artikel ini akan memberi penjelasan tentang amalan zikir saat dilanda cemas. Kecemasan merupakan bagian dari kehidupan manusia. Terkadang seseorang merasa khawatir terhadap masa depan, pekerjaan, keluarga, kesehatan, atau berbagai persoalan lainnya.

Dilansir dari Bincang Syariah, Kamis (24/9/2026), dalam kondisi seperti ini, Islam mengajarkan umatnya untuk tidak tenggelam dalam kegelisahan, melainkan mendekatkan diri kepada Allah melalui doa dan zikir.

Salah satu zikir yang dianjurkan untuk dibaca ketika seseorang dilanda cemas dan ketakutan adalah doa berikut:

أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَشَرِّ عِبَادِهِ، وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ

A‘ūdzu bi kalimātillāhit-tāmmāti min ghaḍabihī wa ‘iqābihī wa syarri ‘ibādihī, wa min hamazātisy-syayāṭīni wa an yaḥḍurūn.

Artinya: “Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kemurkaan-Nya, dari hukuman-Nya, dari kejahatan hamba-hamba-Nya, dari bisikan-bisikan setan, dan agar mereka tidak mendatangiku atau menyertaiku.”

Doa ini diriwayatkan dalam sejumlah kitab hadis. Dalam riwayat tersebut dijelaskan bahwa Rasulullah saw. mengajarkan doa ini sebagai bacaan perlindungan ketika seseorang merasakan ketakutan atau kegelisahan. Karena itu, para ulama memasukkan doa ini ke dalam rangkaian zikir yang dianjurkan untuk memohon keamanan dan ketenangan kepada Allah.

Kalimat pembuka doa ini, “A‘ūdzu bi kalimātillāhit-tāmmāt” (aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna), menunjukkan pengakuan seorang hamba bahwa perlindungan sejati hanya berasal dari Allah.

Sementara itu, permohonan agar dijauhkan dari kemurkaan dan hukuman Allah mengandung pesan bahwa ketenangan hati tidak hanya berkaitan dengan urusan dunia, tetapi juga keselamatan di akhirat.

Doa ini juga memuat permohonan perlindungan dari kejahatan manusia dan gangguan setan. Dalam banyak keadaan, kecemasan muncul karena pengaruh lingkungan, tekanan sosial, konflik, atau bisikan-bisikan negatif yang melemahkan hati.

Oleh sebab itu, Rasulullah saw. mengajarkan agar seorang muslim senantiasa memohon perlindungan kepada Allah dari segala sumber keburukan tersebut.

Di samping membaca doa ini, Islam juga mengajarkan agar seseorang memperbanyak zikir, membaca Al-Qur’an, menjaga salat, serta bertawakal kepada Allah. Al-Qur’an menegaskan:

أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra‘d: 28).

Ayat ini menunjukkan bahwa ketenangan batin sejatinya lahir dari kedekatan seorang hamba dengan Tuhannya. Semakin kuat hubungan seseorang dengan Allah, semakin besar pula kemampuannya menghadapi berbagai tekanan hidup.

Karena itu, ketika rasa cemas berlebihan datang menghampiri, jangan biarkan diri larut dalam kegelisahan. Bacalah doa-doa yang diajarkan Rasulullah saw., perbanyak zikir, dan serahkan segala urusan kepada Allah. Dengan pertolongan-Nya, hati yang gelisah akan memperoleh ketenangan, dan jiwa yang resah akan menemukan ketenteraman. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar