Sukoharjonews.com – Berikut ini adalah beberapa keutamaan shalat sunnah rawatib berdasarkan hadis Nabi SAW. Di dalam Islam, termasuk dari salah satu kemuliaan umat Nabi Muhammad Saw antara lain adalah disyariatkannya shalat sunnah Rawatib.
Dikutip dari Bincang Syariah, Kamis (29/1/2026), shalat sunnah rawatib adalah shalat sunnah yang dilaksanakan beriringan dengan shalat maktubah yang lima. Banyak sekali hadist-hadist Rasulullah Saw yang menerangkan keutamaan-keutamaan melaksanakan shalat sunnah rawatib. Berikut ini adalah penjelasannya.
Dikatakan bahwa barangsiapa yang terbiasa melaksanakan shalat Sunnah rawatib maka ia akan masuk surga berkat keistiqomahan melaksanakan shalat sunnah rawatib tersebut. Hal ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan dari Sayyidah Aisyah RA bahwa Rasulullah Saw bersabda;
من ثابرَ على ثِنْتَيْ عَشْرَةَ ركعةً في اليومِ والليلةِ، دخلَ الجنة؛ أربعًا قبلَ الظهر، وركعتين بعدها، وركعتين بعدَ المغرب، وركعتين بعد العشاء، وركعتين قبل صلاة الغداة
Artinya; “Barangsiapa yang biasa melaksanakan dua belas rakaat dalam sehari semalam maka masuk surga; empat rakaat sebelum dhuhur, dua rakaat setelahnya, dua rakaat setelah maghrib, dua rakaat setelah isya, dan dua rakaat sebelum shubuh.”
Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib dalam Hadis
Adapun keutamaan dari setiap shalat Sunnah rawatib juga banyak didawuhkan oleh Rasulullah Saw melalui hadistnya.
Pertama, keutamaan dari dua rakaat shalat fajar yaitu lebih baik dari dunia seisinya. Sebagaimana hadis yang sering kita dengar;
ركعتا الفجر خير من الدنيا وما فيها
Artinya; “Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan seisinya”. (HR. Muslim dan Tirmidzi)
Kedua, keutamaan shalat Sunnah rawatib sebelum dan sesudah dhuhur adalah bisa menyelematkan jasad kita dari api neraka.
“Barangsiapa yang menjaga empat rakaat sebelum dhuhur dan empat rakaat setelahnya, maka Allah mengharamkan jasadnya dari api neraka” (HR. Ahmad, Abu Dawud, Nasa`I dan Tirmidzi).
Ketiga, adapun keutamaan melaksanakan shalat Sunnah rawatib sebelum Ashar adalah mendapat doa dari Rasulullah Saw agar mendapatkan rahmat Allah Swt. sebagaimana sabda Rasulullah Saw;
رحم الله امرأ صلى قبل العصر أربعا
Artinya; “Semoga Allah memberi rahmat kepada orang yang mengerjakan shalat empat rakaat sebelum ashar”. (HR. Ahmad)
Keempat, adapun keutamaan melaksanakan shalat Sunnah sebelum maghrib adalah sebagaimana disabdakan Nabi Saw.
من صلى بعد المغرب ست ركعات لم يتكلم فيما بينهن بسوء عدلن له بعبادة ثنتي عشرة سنة.
Artinya; “Barangsiapa yang mengerjakan shalat (Sunnah) enam rakaat setelah maghrib, dimana dia tidak membicarakan kejelekan diantara shalat-shalat itu. maka pahalanya adalah sama dengan pahala ibadah selama dua belas tahun”. (HR. Ibnu Majah, Khuzaimah dan Tirmidzi)
Kelima, sementara keutamaan shalat Sunnah rawatib setelah isya’ adalah sama seperti shalat di malam lailatul qadr. Hal ini berdasarkan hadist Rasulullah Saw;
أربع قبلَ الظهر، كأربع بعد العشاء، وأربعٌ بعد العشاء، كعدلهنَّ من ليلة القدر.
Artinya; “Empat rakaat sebelum dhuhur sama seperti empat rakaat setelah isya` dan empat rakaat setelah isya’ adalah sama seperti shalat yang dilaksanakan pada malam lailatul qadr”. (HR. Thabrani).
Demikian penjelasan tersebut semoga bermanfaat. Wallahu a`lam. (nano)
Tinggalkan Komentar