Yang Belum Tahu, Berikut Ini 7 Manfaat Kesehatan Biji Labu

Biji labu memiliki sejumlah manfaat kesehatan. (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Biji labu merupakan sumber kaya berbagai nutrisi yang membantu menjaga kesehatan secara menyeluruh. Berikut adalah manfaat kesehatan biji labu yang perlu Anda ketahui.

Dilansir dari Healthshots, Jumat (16/10/2026), apakah Anda selalu membuang biji dari buah dan sayuran? Sebaiknya hentikan kebiasaan itu karena beberapa di antaranya kaya akan nutrisi. Contohnya adalah biji labu! Biji ini merupakan “superfood” yang sering kali kurang mendapat perhatian, padahal Anda perlu mengenalnya lebih jauh.

Jangan tertipu oleh ukurannya yang mungil; biji ini kaya akan berbagai nutrisi dan menawarkan beragam manfaat kesehatan. Mulai dari teksturnya yang renyah dan cita rasanya yang khas hingga profil nutrisinya yang mengesankan, biji labu bisa menjadi senjata rahasia Anda untuk tetap bugar dan fokus. Masih ragu? Mari kita simak manfaat kesehatan dari biji labu.

Apa saja manfaat kesehatan biji labu?
Biji labu merupakan sumber berbagai nutrisi, termasuk lemak sehat, magnesium, selenium, zat besi, dan antioksidan, ujar Aruna Mallya, Ahli Gizi Senior di Rumah Sakit KMC.

Karena mengandung berbagai nutrisi, berikut adalah manfaat kesehatan biji labu yang perlu Anda ketahui:

1. Menjaga kesehatan jantung
Sebagai sumber magnesium, seng (zinc), asam lemak tak jenuh ganda, dan antioksidan yang baik, biji labu dapat membantu menjaga kesehatan jantung Anda. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “Complementary Therapies in Clinical Practice” menemukan bahwa mengonsumsi biji labu dapat membantu menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol, yang keduanya merupakan faktor risiko penyakit jantung.

2. Tinggi kandungan magnesium
Tahukah Anda bahwa salah satu manfaat utama biji labu adalah perannya sebagai sumber alami magnesium? Mulai dari mengontrol tekanan darah, mengurangi risiko penyakit jantung, menjaga kesehatan tulang, hingga mengelola diabetes, magnesium berperan penting dalam menjaga kesehatan secara keseluruhan. Ahli gizi Aruna Mallya mengatakan, “Magnesium sangat penting untuk pembentukan tulang, dan kekurangan nutrisi ini dapat meningkatkan risiko osteoporosis pada wanita pascamenopause. Mengonsumsi biji-bijian ini sebagai camilan sebelum atau sesudah beraktivitas dapat membantu memenuhi kebutuhan harian magnesium yang dianjurkan.”

3. Meningkatkan kekebalan tubuh
Biji labu mengandung zat seperti seng (zinc) yang membantu menjaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat, sebagaimana ditemukan dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal “Food Production, Processing and Nutrition”. Selain itu, biji labu juga kaya akan zat besi, selenium, vitamin E, dan antioksidan; semuanya bermanfaat untuk menjaga kesehatan sistem kekebalan tubuh Anda.

4. Membantu tidur lebih nyenyak
Sulit tidur dengan nyenyak? Cobalah menambahkan biji labu ke dalam pola makan Anda. Ahli gizi tersebut menjelaskan bahwa biji labu mengandung triptofan, asam amino yang membantu mengatasi insomnia. “Tubuh kita mengubah triptofan menjadi serotonin—hormon yang membuat perasaan lebih baik—sehingga Anda merasa rileks dan bisa tidur lebih nyenyak.”

5. Baik untuk pencernaan
Labu juga kaya akan serat yang dapat membantu meredakan sembelit dan melancarkan pencernaan. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal “Nutrients” menemukan bahwa kandungan serat yang tinggi dalam biji labu membantu meningkatkan kesehatan pencernaan. Mallya mengatakan bahwa menambahkan biji labu ke dalam pola makan, disertai dengan olahraga dan perubahan gaya hidup, sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan secara keseluruhan. Hal ini juga dapat membantu menurunkan berat badan dan mengatur kadar gula darah.

6. Melindungi dari kanker
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam “Journal of Medicinal Food” menemukan bahwa ekstrak biji labu memiliki kandungan yang dapat mengurangi risiko kanker prostat. Penelitian lain juga menunjukkan adanya efek positif biji labu terhadap kanker. Para ahli menyatakan bahwa antioksidan dalam biji labu dapat membantu melindungi Anda dari kanker.

7. Mengatur kadar gula darah
Menambahkan biji labu ke dalam pola makan bahkan dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap terkendali. Sebuah penelitian oleh “Nutrition Research” menemukan bahwa orang yang menambahkan biji labu ke dalam pola makan mereka mengalami penurunan kadar gula darah. Dengan demikian, biji labu dapat membantu mengatur kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui efek biji labu terhadap diabetes.

Bagaimana cara memasukkan biji labu ke dalam pola makan Anda?
Karena biji labu kaya akan berbagai nutrisi, penting untuk mengetahui cara memasukkannya ke dalam pola makan Anda. Berikut adalah beberapa cara yang disarankan oleh para ahli untuk menjadikan biji labu bagian dari pola makan Anda:

– Gunakan sebagai bahan pengental untuk saus (gravy) dan kari.
– Tambahkan ke dalam sereal sarapan dan roti.
– Anda bisa memanggangnya dan menikmatinya sebagai camilan.
– Biji labu dapat ditambahkan ke dalam smoothie dan *energy bar*.
– Anda bisa menambahkannya ke dalam salad dan sup.

Apakah ada efek samping dari mengonsumsi terlalu banyak biji labu?
Manfaat biji labu bisa dinikmati oleh siapa saja, namun Anda perlu berhati-hati untuk mengonsumsinya dalam jumlah wajar. Biji labu menyediakan sekitar 163 kkal energi, 8,5 g protein, dan 13,9 g lemak. Biji ini juga mengandung nutrisi lain yang dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Anda bisa menambahkan “superfood” yang bergizi dan lezat ini ke dalam pola makan Anda serta mengonsumsinya kapan saja. Namun, konsumsi berlebihan harus dihindari untuk mengurangi risiko kesehatan. Tentu saja, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mulai memasukkan biji labu ke dalam pola makan Anda. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar