Tak Berkategori  

Yang Belum Tahu, Berikut Ini 4 Tingkatan Rezeki dari Allah SWT

banner 468x60
Ilustrasi. (Freepik)

Sukoharjonews.com – Menurut para ulama, rezeki yang diberikan Allah kepada manusia dapat kita pahami dalam empat tingkatan. Mari kita renungkan satu per satu.

Dikutip dari Humayro, Rabu (6/8/2025), tahukah kita bahwa Allah SWT Maha Pemurah dalam memberi rezeki kepada makhluk-Nya? Rezeki itu tak selalu berupa harta, namun juga kesehatan, ketenangan hati, ilmu, keluarga yang baik, dan berbagai nikmat lain yang tak terhitung jumlahnya. Menurut para ulama, rezeki yang diberikan Allah kepada manusia dapat kita pahami dalam empat tingkatan. Mari kita renungkan satu per satu.

Pertama, rezeki yang telah Allah SWT tetapkan kepada seluruh makhluk-Nya
Allah SWT berfirman: “Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya…” (QS. Huud: 6).

Ini adalah bentuk kasih sayang Allah yang meliputi segalanya. Semua makhluk, baik manusia, hewan, bahkan tumbuhan pun mendapat rezeki yang telah dijamin. Syaikh Abdurrahman As-Sa’di rahimahullah mengatakan, “Allah menjamin rezeki setiap makhluk yang Dia ciptakan, meskipun sebagian mereka tak memiliki daya upaya sedikit pun.”

Kedua, rezeki yang diberikan Allah SWT sesuai dengan usaha manusia
Allah SWT berfirman: “Dialah yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah dari rezeki-Nya…” (QS. Al Mulk: 15).

Pada tingkatan ini, siapa saja yang berusaha dengan sungguh-sungguh—Muslim atau kafir—akan mendapatkan rezeki sesuai kadar upayanya. Imam Ibnu Qayyim rahimahullah berkata, “Rezeki di dunia ini adalah bagian yang ditentukan oleh Allah bagi hamba-Nya yang menggerakkan sebab-sebabnya, baik ia mukmin maupun kafir.” Oleh karena itu, kita diperintahkan untuk bekerja keras dan berikhtiar secara halal agar mendapat keberkahan.

Ketiga, rezeki yang ditambah dan dilipatgandakan bagi orang yang bersyukur
Allah SWT berfirman: “Jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.” (QS. Ibrahim: 7).

Rasa syukur bukan hanya diucapkan dengan lisan, tetapi diwujudkan dengan amal perbuatan. Kita bersyukur dengan menggunakan rezeki tersebut untuk kebaikan, menghindari yang haram, serta membantu sesama. Imam Hasan Al-Bashri rahimahullah pernah berkata, “Syukur itu bukan hanya dengan ucapan ‘Alhamdulillah’, tetapi dengan meninggalkan maksiat kepada Allah dan menaati-Nya.”

Maka barang siapa yang bersyukur, Allah akan membukakan pintu-pintu kebaikan yang lebih luas lagi. Namun barang siapa yang kufur, ia akan merasakan sempitnya hidup, meskipun mungkin hartanya melimpah.

Keempat, rezeki yang diberikan Allah SWT tanpa terduga kepada hamba-Nya yang bertakwa
Allah SWT berfirman: “Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS. Ath-Thalaq: 2-3).

Inilah tingkatan rezeki tertinggi. Rezeki yang datang tanpa perhitungan dan tak terduga, hanya bagi mereka yang benar-benar menjaga takwa. Imam Asy-Syafi’i rahimahullah mengatakan, “Barang siapa yang menghendaki cahaya hati, maka hendaklah ia meninggalkan maksiat dan memperbanyak takwa.”

Rezeki bagi orang bertakwa bukan hanya materi, tetapi juga rezeki ketenangan, kemudahan urusan, kecukupan hati, serta kemuliaan di sisi Allah SWT.

Empat tingkatan rezeki ini mengajarkan kita bahwa selain usaha, kita harus selalu bersyukur dan bertakwa. Usaha adalah sunnatullah, syukur membuka pintu keberkahan, dan takwa mengundang pertolongan Allah yang tak terduga.

Marilah kita selalu memperbaiki hubungan dengan Allah, memurnikan niat, serta berdoa agar Allah memberi kita rezeki yang halal, barokah, dan membawa kita semakin dekat kepada-Nya. Sebab sejatinya, rezeki terbesar bukan hanya apa yang terlihat di tangan kita, tetapi hati yang lapang dan ridha atas ketetapan Allah SWT.

Wallahu a’lam bish shawab. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *