
Sukoharjonews.com – Saat ini, perusahaan mengambil beragam pendekatan untuk menarik perhatian konsumen, terutama dengan Augmented Reality. Sementara raksasa seperti Apple dan Meta condong ke arah headset berukuran besar dan lengkap, Xreal—sebelumnya dikenal sebagai Nreal—memilih sesuatu yang lebih bersahaja. Perusahaan baru saja meluncurkan penawaran terbarunya, Xreal Air 2, di AS dan Eropa, dengan fokus pada kenyamanan dan pengalaman seperti di bioskop.
Dilansir dari Gizmochina, Kamis (26/10/2023), fitur yang menonjol? Xreal Air 2 mengubah pandangan Anda menjadi layar besar 330 inci, berkat layar Micro-OLED Sony 0,55 inci. Tak hanya tampilannya yang memukau, alat ini juga menghadirkan faktor kenyamanan. Dengan bobot hanya 72 gram, lebih ringan dan tipis dibandingkan pendahulunya. Ini terhubung ke perangkat Anda melalui USB-C, membuat Anda tetap tertambat tetapi tidak kusut.
Sekarang, mari kita bicara tentang pencelupan. Air 2 Pro kelas atas hadir dengan fitur unik yang disebut peredupan elektrokromik. Ini memungkinkan Anda beralih di antara tiga mode—transparan, produktivitas, dan imersif. Mode transparan membuat Anda tetap terhubung dengan dunia nyata, sedangkan mode imersif menghilangkan gangguan untuk pengalaman bermain game atau film seutuhnya.
Kedengarannya bagus? Ya, tidak semuanya cerah dan pelangi. Meskipun ada peningkatan, Xreal Air 2 masih kekurangan beberapa fitur kelas atas seperti sensor gerak dan kamera. Untuk memaksimalkannya, Anda memerlukan aksesori tambahan—Xreal Beam.
Add-on ini menyediakan pelacakan giroskopik dan memperbaiki layar di tempatnya saat Anda menggerakkan kepala, tetapi juga meningkatkan total biaya, membuatnya lebih mahal daripada beberapa pesaingnya seperti Meta Quest 3.
Apakah itu sepadan dengan investasinya? Jika Anda pengguna biasa yang mencari pengalaman layar lebar tepat di depan mata Anda, maka ya. Namun jika Anda menginginkan pengalaman AR penuh, Anda mungkin merasa Air 2 kurang memuaskan.
Pengiriman dijadwalkan akan dimulai pada bulan November di AS dan Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya akan memulainya pada bulan Desember. Harga mulai dari USD399 atau Rp6,3 jutaan untuk Air 2 dan USD449 atau Rp7,1 jutaan untuk model Pro. (nano)



Facebook Comments