Sukoharjonews.com – Memilih antara Xiaomi Pad 8 Pro dan OnePlus Pad 3 bukan hanya tentang spesifikasi; ini tentang memutuskan jenis pengalaman tablet seperti apa yang sesuai dengan gaya hidup Anda. Yang satu berfokus pada performa kelas flagship dalam bentuk yang ramping dan portabel dengan harga yang kompetitif, sementara yang lain mengarah ke mesin produktivitas bergaya laptop yang lebih besar dengan multimedia yang imersif.
Dikutip dari Gizmochina, Minggu (22/2/2026), bagi pembeli yang menyeimbangkan performa, ukuran layar, daya tahan baterai, dan nilai, perbandingan ini menyoroti tablet mana yang benar-benar memberikan lebih banyak nilai untuk uang, dan mana yang lebih sesuai dengan kebutuhan penggunaan spesifik.
1. Desain dan Layar
Kualitas Pembuatan
Xiaomi Pad 8 Pro berfokus pada portabilitas dengan bodi aluminium tipis 5,8 mm dan berat di bawah 500 g, sehingga lebih mudah dipegang untuk sesi membaca atau bermain game yang lama. Terasa ringkas namun premium. OnePlus Pad 3, di sisi lain, jauh lebih besar dan lebih berat dengan berat 675 g, dibangun lebih seperti pengganti laptop. Sasisnya yang luas cocok untuk penggunaan di meja tetapi kurang ramah untuk dibawa bepergian. Perbedaan ukuran saja sudah mengubah bagaimana setiap tablet cocok dalam kehidupan sehari-hari.
Layar & Multimedia
Xiaomi menawarkan LCD IPS 11,2 inci 3:2 dengan kecepatan refresh 144Hz, HDR10, Dolby Vision, dan kecerahan puncak 800 nits. Kepadatan 344 ppi yang lebih tajam membuat teks terlihat jernih. OnePlus membalas dengan panel LCD IPS 13,2 inci 144Hz yang besar, lebih terang dengan 900 nits HBM dan ideal untuk produktivitas layar terpisah. Untuk audio, OnePlus mendominasi dengan 8 speaker, sementara Xiaomi menyertakan pengaturan Dolby Atmos 4 speaker yang mumpuni.
Putusan
Xiaomi menang dalam hal portabilitas dan visual yang lebih tajam; OnePlus menang dalam hal ukuran yang imersif dan output multimedia yang lebih keras.
2. Performa dan Perangkat Lunak
Prosesor & Kelancaran UI
Kedua tablet menjalankan Snapdragon 8 Elite (3nm) dengan GPU Adreno 830, yang berarti performa tingkat unggulan di seluruh game, rendering, dan multitasking. Kekuatan mentahnya identik. Xiaomi hadir dengan Android 16 dan HyperOS 3, memberikan sedikit keunggulan dalam hal pembaruan perangkat lunak. OnePlus menjalankan Android 15 dengan ColorOS 15, yang tetap lancar tetapi secara teknis tertinggal satu generasi. Dengan penyimpanan UFS 4.1 pada Xiaomi (kecuali versi dasar) dan UFS 4.0 pada OnePlus, keduanya terasa sangat cepat.
Produktivitas & Multitasking
OnePlus Pad 3 diuntungkan oleh layar 13,2 inci yang lebih besar, membuat aplikasi layar terpisah dan pengeditan dokumen lebih nyaman. Namun, rasio aspek 3:2 Xiaomi lebih dioptimalkan untuk membaca dan menjelajah. Konfigurasi RAM mencapai 16GB pada keduanya, memastikan aplikasi berat berjalan lancar. Bobot Xiaomi yang lebih ringan membuat produktivitas genggam lebih mudah, sementara OnePlus terasa lebih berorientasi pada meja.
Putusan
Performa setara; Xiaomi unggul dalam hal pembaruan perangkat lunak, sementara OnePlus unggul dalam multitasking layar besar.
3. Baterai dan Aksesori
Daya Tahan Baterai
Xiaomi Pad 8 Pro memiliki baterai 9200mAh dengan pengisian cepat 67W dan bahkan pengisian daya kabel terbalik 22,5W, sebuah bonus langka. OnePlus Pad 3 selangkah lebih maju dengan baterai 12140mAh yang besar dan pengisian daya 80W yang lebih cepat. Untuk sesi menonton yang lama atau hari kerja yang panjang, OnePlus lebih tahan lama karena keunggulan kapasitasnya.
Stylus, Keyboard & Ekosistem
Keduanya mendukung input stylus, tetapi Xiaomi menyertakan dukungan stylus magnetik yang terintegrasi rapi ke dalam bingkai rampingnya. OnePlus mendukung aksesori stylus dan keyboard serta diuntungkan oleh layar besar yang berfokus pada produktivitas. Namun, port inframerah Xiaomi menambahkan fleksibilitas kontrol rumah pintar, tambahan kecil namun praktis yang jarang terlihat saat ini.
Putusan
OnePlus menang dalam hal daya tahan baterai; Xiaomi menonjol dalam hal pengisian daya terbalik dan integrasi aksesori yang ringkas.
4. Kamera & Media
Kamera Belakang dan Depan
Xiaomi melengkapi tablet ini dengan kamera belakang 50MP dan kamera selfie ultra lebar 32MP, jauh melampaui standar tablet pada umumnya. OnePlus mempertahankan spesifikasi dasar dengan kamera belakang 13MP dan kamera depan 8MP. Untuk pemindaian dokumen, panggilan video, atau pengambilan konten sesekali, Xiaomi jelas menawarkan lebih banyak fleksibilitas dan detail yang lebih tajam.
Kualitas Video & Audio
Keduanya mendukung perekaman video 4K pada kamera belakang, tetapi Xiaomi memungkinkan 4K pada 60fps, memberikan fleksibilitas lebih. OnePlus menyertakan gyro-EIS untuk rekaman yang lebih stabil. Dalam hal audio, sistem 8 speaker pada OnePlus Pad 3 memberikan kualitas suara yang lebih sinematik dibandingkan dengan pengaturan 4 speaker Xiaomi.
Putusan
Xiaomi mendominasi perangkat keras kamera; OnePlus menang dalam hal kualitas suara.
5. Harga
Dengan harga sekitar USD400 atau Rp6,7 jutaan, Xiaomi Pad 8 Pro memberikan performa chipset unggulan dengan harga yang jauh lebih agresif. OnePlus Pad 3, dengan harga USD600 atau Rp10,1 jutaan, membenarkan harga premiumnya dengan layar yang lebih besar, baterai yang lebih besar, dan sistem multimedia yang lebih kuat.
Pembeli yang berfokus pada nilai akan cenderung memilih Xiaomi, sementara pengguna yang mencari pengalaman tablet seperti laptop mungkin menganggap OnePlus layak untuk investasi tambahan.
Penafian:
Harga adalah perkiraan dan dapat bervariasi berdasarkan negara, wilayah, dan pajak yang berlaku.
6. Kesimpulan
Xiaomi menonjol dengan panel beresolusi tinggi 3:2, kamera yang lebih kuat, bodi yang lebih ringan, pengisian daya terbalik, dan versi Android yang lebih baru. OnePlus mengesankan dengan layar 13,2 inci yang besar, pengaturan 8 speaker, dan kapasitas baterai yang besar.
Kesimpulan Akhir
Untuk nilai dan portabilitas murni, Xiaomi Pad 8 Pro terasa seperti pilihan yang lebih cerdas. Untuk produktivitas layar besar dan hiburan sinematik, OnePlus Pad 3 menawarkan pengalaman yang lebih luas, tetapi dengan harga yang lebih tinggi. (nano)
Tinggalkan Komentar