Sukoharjonews.com – Xiaomi telah meluncurkan banyak jam tangan pintar dalam beberapa tahun terakhir, mulai dari pilihan anggaran yang terjangkau hingga jam tangan dengan bagian depan kristal Safir. Namun, tidak satu pun jam tangan ini yang menjalankan Google Wear OS sebagai platform perangkat lunaknya.
Dilansir dari Gizmochina, Kamis (21/9/2023), sebaliknya, perusahaan menjualnya dengan skin MIUI yang ringan untuk perangkat yang dapat dikenakan. Ini akan berubah karena Xiaomi telah mengonfirmasi bahwa jam tangan pintarnya yang akan datang, Watch 2 Pro, akhirnya akan mengadopsi Wear OS.
Xiaomi mengonfirmasi melalui postingan baru-baru ini di X bahwa Watch 2 Pro akan diluncurkan secara global pada 26 September. Perangkat yang dapat dikenakan tersebut akan diluncurkan pada sebuah acara di Berlin, kemungkinan besar bersamaan dengan seri Xiaomi 13T. Xiaomi tidak mengungkapkan spesifikasi jam tangan pintar apa pun kecuali mengonfirmasi bahwa jam tangan tersebut akan ditenagai oleh Wear OS.
Laporan sebelumnya mengungkapkan Wear OS pada Xiaomi Watch 2 Pro akan dikuliti oleh MIUI. Artinya, Anda mungkin akan melihat tampilan yang familier dan beberapa fitur yang ada di jam tangan pintar Xiaomi lainnya. Watch 2 Pro juga dilaporkan menyertakan prosesor Snapdragon W5+ Gen 1 dengan RAM 2GB dan penyimpanan 32GB.
Diharapkan memamerkan layar AMOLED 1,43 inci dengan resolusi 466×466 piksel dan kerapatan piksel 326 ppi. Perangkat wearable ini mungkin juga dilengkapi baterai 500mAh yang menawarkan penggunaan hingga 72 jam dengan sekali pengisian daya, dan varian LTE opsional.
Menurut laporan terbaru, model dasar jam tangan pintar akan tersedia dengan harga 269,99 Euro atau Rp4,4 jutaan, sedangkan versi LTE akan dikenakan biaya 329,99 Eueo atau Rp5,4 jutaan di Eropa. Harganya harus bervariasi dari satu daerah ke daerah lain. (nano)
Tinggalkan Komentar