Sukoharjonews.com – Xiaomi telah menggunakan MIUI untuk memberi daya pada semua ponsel cerdasnya selama lebih dari satu dekade. Perusahaan telah membuat banyak kemajuan baru-baru ini, dan MIUI 14 disebut-sebut sebagai versi terbaik dan teringan. Bahkan memiliki beberapa fitur yang menarik, setidaknya di Cina.
Dilansir dari Gizmochina, Senin (30/10/2023), namun Xiaomi kini telah mengumumkan sistem operasi baru bernama HyperOS, yang pada dasarnya merupakan lonceng kematian bagi MIUI. HyperOS dikatakan memiliki ukuran firmware terkecil di industri, serta peningkatan keamanan, kinerja, dan multitasking.
Inti dari HyperOS Baru
Xiaomi merinci HyperOS dalam banyak kata, tetapi kami akan membuatnya singkat dan menarik untuk Anda. Awalnya, ada perubahan pada antarmuka pengguna. Anda mendapatkan lebih banyak opsi penyesuaian untuk layar kunci dengan templat, font, dan widget baru. Pusat kendali telah mengalami penyempurnaan dan terlihat lebih ramping dibandingkan MIUI 14. Namun, ikon aplikasi di HyperOS tampak mirip dengan MIUI 14.
Ukuran keamanan dan firmware
Xiaomi juga menambahkan fitur keamanan baru, termasuk sistem keamanan TEE yang dikembangkan sendiri, yang memproses konten sensitif secara terpisah. Ia menawarkan izin internet yang transparan dan terkendali, memastikan visibilitas lengkap ke setiap koneksi.
Xiaomi mengatakan ukuran firmware HyperOS dapat diubah agar sesuai dengan kebutuhan perangkat keras yang berbeda. Khususnya, firmware ponsel berukuran sangat kecil, hanya 8,75 GB, menjadikannya yang terkecil di industri.
Fitur AI
HyperOS menyertakan model besar AI bawaan yang mendukung fitur-fitur seperti Xiaoai Input Assistant untuk pembuatan teks, Pemindaian Dokumen WPS untuk pengenalan teks dalam dokumen, AI Wonderful Painting untuk mengubah coretan menjadi lukisan, dan AI Image Search untuk pengambilan gambar intuitif. Selain itu, terdapat Integrasi cloud perangkat yang lebih ketat.
Kolaborasi lintas perangkat
Khususnya, sistem operasi baru ini juga menghadirkan kolaborasi lintas perangkat yang lancar, memungkinkan aplikasi menggunakan perangkat keras dari beberapa perangkat. Misalnya, Kolaborasi Kamera memungkinkan Anda menggunakan kamera belakang ponsel dalam konferensi video PC untuk kualitas video yang lebih baik.
Kolaborasi Jaringan meningkatkan konektivitas dengan memungkinkan perangkat mengakses jaringan 5G ponsel untuk koneksi yang cepat dan andal. Dan Notifikasi Fokus Lintas Perangkat memungkinkan Anda berbagi notifikasi antar perangkat, sehingga Anda dapat melihat info taksi ponsel Anda di TV, misalnya.
Display
HyperOS rupanya menjadi perombakan paling signifikan pada sistem operasi Xiaomi hingga saat ini. Transformasi ini mencakup peningkatan manajemen memori, yang memberikan kecepatan startup yang jauh lebih cepat dan peningkatan kinerja aplikasi latar belakang.
Sistem file telah dioptimalkan untuk mempertahankan kinerja I/O dalam jangka waktu lama. Subsistem grafis memperkenalkan keburaman waktu nyata untuk efek gerakan yang lebih halus.
Kapan HyperOS akan hadir di ponsel Anda?
Xiaomi telah mengumumkan bahwa rilis resmi HyperOS akan dimulai pada bulan Desember 2023 untuk model Tiongkok dan pada kuartal pertama tahun 2024 untuk model internasional. Seri Xiaomi 14, Redmi K60 Extreme Edition, dan Xiaomi Pad 6 Max akan menjadi perangkat pertama yang menjalankan OS baru tersebut. (nano)
Tinggalkan Komentar