Sukoharjonews.com – Perangkat lunak HyperOS 3 yang sangat dinantikan akhirnya hadir dengan segudang peningkatan, fitur berbasis AI, berbagai peningkatan visual, dan integrasi lintas perangkat yang diperluas. Pada acara yang diadakan hari ini di China, Xiaomi mengumumkan semua perubahan pada perangkat lunak terbarunya serta rencana peluncurannya untuk ponsel pintar, jam tangan pintar, dan TV pintar.
Dikutip dari Gizmochina, Rabu (3/9/2025), jika Anda telah menantikan pembaruan besar ini pada perangkat Xiaomi Anda, berikut semua yang perlu Anda ketahui, termasuk perubahan terbaru, perangkat yang memenuhi syarat, dan jadwal peluncuran.
Jadwal Peluncuran Xiaomi HyperOS 3
Xiaomi akan mulai meluncurkan pembaruan beta HyperOS 3 mulai 29 Agustus untuk perangkat tertentu. Xiaomi akan secara bertahap memperluas program beta ke lebih banyak perangkat dalam beberapa hari dan minggu mendatang.
Berikut jadwal peluncuran HyperOS 3 beta untuk China:
Fase 1 (mulai 29 Agustus)
– Xiaomi 15 Ultra
– Xiaomi 15S Pro
– Xiaomi 15 Pro
– Xiaomi 15
– REDMI K80 Pro
– REDMI K80 Ultimate Edition
– Xiaomi Pad 7S Pro 12.5
– Xiaomi Pad 7 Pro
Fase 2 (hingga 17 September)
– Xiaomi MIX Flip 2
– REDMI K80
– Xiaomi Pad 7 Ultra
– Xiaomi Pad 7
– REDMI K Pad
– Xiaomi TV S Pro Mini LED Seri 2025
– Xiaomi TV S Pro Mini LED Seri
Fase 3 (hingga 30 September)
– Xiaomi MIX Fold 4
– Xiaomi MIX Flip
– Xiaomi 14 Ultra / Xiaomi 14 Ultra Titanium Edisi Khusus
– Xiaomi 14 Pro / Xiaomi 14 Pro Titanium Edisi Khusus
– Xiaomi 14
– REDMI K70 Pro
– REDMI K70 Ultimate Edisi
– REDMI K70
– REDMI K70E
– Xiaomi Pad 6S Pro 12.4
Harap dicatat bahwa ini adalah peta jalan beta untuk China. Peta jalan ini tidak berlaku untuk wilayah lain.
Apa yang baru di HyperOS 3?
HyperOS 3 dibangun di atas teknologi HyperCore, yang diperkenalkan tahun lalu. Dengan kemajuan terbaru, beban CPU telah berkurang sebesar 4% dan efisiensi energi telah meningkat sebesar 10%. Selain itu, tingkat kehilangan bingkai diklaim telah berkurang sebesar 18,9%.
Perangkat lunak terbaru ini memperkenalkan mekanisme penjadwalan hot-swappable dan tautan penjadwalan grafis yang sepenuhnya aktif, yang menghadirkan peningkatan signifikan pada permainan, termasuk peningkatan kecepatan peluncuran aplikasi sebesar 21%, peningkatan pemutaran video sebesar 10%, dan pengurangan latensi respons sentuh sebesar 9%.
Xiaomi mengklaim telah mengoptimalkan lebih dari 100 animasi sistem, menghasilkan pengalaman perangkat lunak yang lebih lancar dan responsif.
Berbicara tentang peningkatan visual, HyperOS 3 memperkenalkan Xiaomi Super Island — hub dinamis baru untuk memantau berbagai aktivitas langsung dan notifikasi. Fitur ini mendukung lebih dari 70 layanan terintegrasi. Fitur ini juga menghadirkan wallpaper dinamis AI yang dapat secara otomatis menerapkan efek kedalaman, ikon yang didesain ulang, dan kisi desktop.
Selain itu, terdapat layar kunci sinematik dan satu antarmuka untuk mengedit layar kunci dan wallpaper. Album Foto diperbarui dengan pencarian cerdas dan Album Hewan Peliharaan yang dikurasi secara otomatis.
HyperOS 3 meningkatkan kecerdasan perangkat dengan peningkatan AI. Asisten Super XiaoAi mendapatkan kesadaran konten di layar. Ini berarti ia dapat menganalisis apa yang ditampilkan di layar dan memberikan jawaban berdasarkan hal tersebut. Selain itu, Anda kini dapat melingkari konten di layar untuk memicu tindakan instan seperti pencarian, terjemahan, atau berbagi. Cara kerjanya mirip dengan fitur Circle to Search milik Google.
Xiaomi juga berupaya meningkatkan interkonektivitas antarperangkat di seluruh ekosistem. Dengan HyperOS 3, pengguna ponsel Xiaomi dapat membuka jendela aplikasi seluler (hingga 3) di Mac mereka. Ponsel kini dapat dibuka kuncinya melalui Touch ID atau Face ID. Pengguna juga dapat berbagi berkas dan melihat foto di iPhone dengan mudah.
HyperOS 3 meningkatkan interkonektivitas
Seperti biasa, privasi dan keamanan juga penting. Xiaomi menambahkan fitur login autentikasi dua faktor untuk login akun multi-perangkat, perlindungan data yang ditingkatkan, dan kontrol yang lebih baik atas izin aplikasi. Xiaomi mengatakan pengguna dapat menemukan perangkat mereka yang hilang meskipun perangkat dalam keadaan mati. (nano)
Tinggalkan Komentar