Xiaomi Luncurkan Power Bank Magnetik Black Shark Blade 2+ dengan Pengisian Daya Hingga 22,5W

Power bank Black Shark Blade 2+. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Sub-merek Xiaomi yang berfokus pada game, Black Shark, telah meluncurkan seri Black Shark Blade 2+ di Tiongkok, menghadirkan versi terbaru dari power bank magnetik kompaknya. Meskipun konsep keseluruhannya tetap sama, model yang lebih baru menghadirkan penyempurnaan dalam hal konstruksi dan kegunaan.

Dikutip dari Gizmochina, Jumat (27/3/2026), perubahan utama dari model sebelumnya adalah permukaan magnetik, yang sekarang menggunakan lapisan berbasis UV yang dirancang agar terasa lebih halus dan mengurangi kemungkinan menggores panel belakang ponsel.

Seri ini mencakup dua pilihan kapasitas. Model 5.000mAh berfokus pada portabilitas, dengan ketebalan sekitar 0,8cm dan berat 105g. Versi 10.000mAh yang lebih besar meningkatkan ketebalan menjadi 1,36cm dan berat 175g, menawarkan daya cadangan lebih besar sambil tetap mempertahankan bentuk yang ramping. Kedua varian dirancang untuk langsung menempel pada smartphone tanpa menambah banyak ukuran.

Dukungan pengisian daya terbagi antara mode nirkabel dan kabel. Setiap model memberikan pengisian daya nirkabel hingga 15W. Saat menggunakan kabel, unit yang lebih kecil mendukung output hingga 18W, sedangkan versi dengan kapasitas lebih tinggi mencapai 22,5W. Dukungan untuk berbagai standar pengisian daya memastikan kompatibilitas di berbagai perangkat.

Xiaomi juga menekankan keandalan baterai. Perusahaan mengatakan sel internalnya mirip dengan yang digunakan dalam produk Apple, dengan fokus pada output yang konsisten dan masa pakai yang lebih lama. Unit ini dinilai mampu bertahan sekitar 400 siklus pengisian daya, yang lebih tinggi daripada power bank kompak pada umumnya di kategori ini.

Desainnya mengikuti estetika yang terinspirasi dari game yang terkait dengan merek Black Shark. Garis-garis tajam, penanda kapasitas yang terlihat, dan indikator LED memberikan tampilan yang khas. Tombol samping memungkinkan pengguna untuk dengan cepat memeriksa sisa daya, dan tekan dua kali untuk mematikan unit.

Pemasangan magnetis ditangani oleh magnet kelas N52, yang dirancang untuk menjaga agar power bank tetap sejajar dengan perangkat yang kompatibel selama penggunaan. Ini memastikan pengisian daya yang stabil bahkan saat memegang ponsel.

Harga di China dimulai dari CNY 159 atau Rp389 ribuan untuk model 5.000mAh dan CNY 189 atau Rp463 ribuan untuk versi 10.000mAh. Xiaomi belum mengkonfirmasi ketersediaan di luar China, dan peluncuran internasional yang lebih luas tampaknya belum direncanakan saat ini. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar