Sukoharjonews.com – Setelah kampanye teaser singkat, Xiaomi secara resmi meluncurkan Mouse Gaming 2 di platform Youpin-nya. Ini adalah mouse nirkabel ringan dengan spesifikasi tinggi yang ditujukan langsung untuk pasar game kompetitif, dan hadir dengan harga ritel 399 yuan atau Rp1 jutaan dan harga perkenalan 349 yuan atau Rp890 ribuan. Mouse ini resmi dijual melalui crowdfunding pada 11 Mei.
Spesifikasi Xiaomi Gaming Mouse 2
Dilansir dari Gizmochina, Jumat (15/5/2026), Tren periferal game ultra-ringan sudah mapan saat ini, dan Xiaomi memanfaatkannya. Mouse Gaming 2 hanya berbobot 58 gram. Menurut perusahaan, cangkang ergonomis dirancang menggunakan data genggaman dari pemain kompetitif untuk mengakomodasi gaya genggaman cakar, ujung jari, dan telapak tangan.
Untuk menjaga bobot tetap ringan tanpa mengorbankan kualitas pembuatan, struktur internal mengandalkan rangka kerangka payung ringan, yang membantu menjaga distribusi bobot depan-belakang 1:1 yang seimbang.
Di bagian dalamnya, Xiaomi menggunakan sensor PixArt PAW3955XM kustom. Spesifikasinya persis seperti yang Anda harapkan dari mouse kelas atas modern: hingga 40.000 DPI, kecepatan pelacakan 750 IPS, dan akselerasi 60G. Xiaomi juga menyertakan mode esports khusus yang mendorong kecepatan pemindaian statis hingga lebih dari 20.000 FPS.
Bagi pemain yang menginginkan kontrol yang lebih detail, mouse ini mendukung penyesuaian DPI satu langkah dan telah dikalibrasi pabrik dengan tingkat kesalahan DPI kurang dari satu persen. Mouse ini juga dilengkapi Motion Sync untuk pelacakan kursor yang konsisten, lima tingkat penyesuaian jarak angkat, sistem penguncian sudut 1 derajat, dan kemampuan untuk melacak pada permukaan kaca yang lebih tebal dari 4mm.
Mouse ini menggunakan kontroler dual-core Telink TL3228. Perangkat keras ini memungkinkan mouse untuk mendukung kecepatan polling 8000Hz baik dalam mode kabel maupun nirkabel 2.4GHz. Untuk membantu stabilitas nirkabel pada kecepatan tersebut, mouse mengirimkan paket data duplikat melalui dua saluran setiap 125 mikrodetik.
Untuk tombolnya, Xiaomi menggunakan sakelar optik TTC untuk klik kiri dan kanan utama, bersama dengan encoder roda emas TTC untuk roda gulir, yang memiliki daya tahan hingga dua juta siklus.
Anda dapat menghubungkan mouse melalui kabel USB-C yang dikepang, nirkabel 2.4GHz, atau Bluetooth 6.1. Mouse ini memiliki baterai 530mAh yang menurut Xiaomi dapat bertahan hingga 160 jam dalam mode 2.4GHz, meskipun perkiraan tersebut memerlukan penurunan kecepatan polling ke standar 1000Hz.
Anda dapat menyesuaikan pengaturan seperti DPI, kecepatan polling, dan penyetelan sensor melalui alat berbasis web atau perangkat lunak lokal, dan menyimpannya langsung ke memori internal mouse. (nano)
Tinggalkan Komentar