Sukoharjonews.com – Xiaomi telah mengumumkan gadget pemberian makan hewan peliharaan baru bernama Mijia Smart Pet Feeder 2 Visual Edition. Ini merupakan penerus model tahun 2023 yang, hingga saat ini, menangani pemberian makan tetapi tidak memungkinkan Anda untuk benar-benar melihat apa yang dilakukan hewan peliharaan Anda.
Dikutip dari Gizmochina, Kamis (26/3/2026), versi baru ini diluncurkan di platform Youpin Xiaomi, dengan penggalangan dana yang akan dimulai pada tanggal 30 Maret. Harga eceran yang disarankan adalah 549 yuan atau Rp1,3 jutaan, meskipun pendukung awal dapat mendapatkannya dengan harga 449 yuan atau Rp1,1 jutaan.
Fitur Xiaomi Mijia Smart Pet Feeder Visual Edition
Tambahan terbesar di sini adalah kamera 5 megapiksel bawaan. Kamera ini dipasangkan dengan lensa ultra-wide-angle 150 derajat dan lampu pengisi inframerah 940nm, yang berarti dapat merekam gambar bahkan dalam kondisi cahaya rendah atau di malam hari.
Xiaomi juga mengandalkan kemampuan AI-nya di sini, memungkinkan alat pemberi makan untuk mengenali saat hewan peliharaan mendekat atau sedang makan.
Alat pemberi makan ini mendukung pemantauan real-time 24 jam dan menawarkan opsi penyimpanan lokal dan cloud. Pengguna dapat memasukkan kartu microSD dari 16GB hingga 128GB, atau memilih penyimpanan cloud berbayar jika mereka lebih menyukai akses jarak jauh dan pencadangan.
Selain kamera, perangkat keras intinya tetap mirip dengan model sebelumnya. Alat pemberi makan ini memiliki wadah penyimpanan 5 liter yang dapat menampung hingga 2,5 kg makanan hewan peliharaan kering, yang menurut Xiaomi cukup untuk memberi makan kucing dewasa selama sekitar 30 hari.
Alat ini mendukung ukuran kibble hingga 18mm dan mencakup mekanisme koreksi kesalahan otomatis yang membalikkan sistem jika makanan tersangkut.
Ada juga beberapa peningkatan praktis yang berfokus pada daya tahan dan keamanan makanan. Xiaomi menggunakan desain penyegelan dan penghalang tiga lapis untuk membantu menjaga makanan tetap kering dan terlindungi dari kelembapan. Secara struktural, saluran distribusi ini dibangun untuk menjaga operasi yang konsisten, dan mencakup sistem pasokan daya darurat yang dirancang untuk menjaga jadwal distribusi tetap berjalan selama pemadaman listrik. (nano)
Tinggalkan Komentar