Xiaomi Luncurkan Mesin Cuci Mijia Pro Model 10kg dan 12kg dengan Tingkat Antibakteri 99,99%, Getaran yang Lebih Rendah

Mesin Cuci Xiaomi Mijia Pro. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Xiaomi telah meluncurkan dua mesin cuci top-loading baru di bawah lini Mijia Pro di China, yang sangat berfokus pada kebersihan, pengoperasian yang lebih tenang, dan fitur rumah pintar sambil tetap mempertahankan harga yang cukup kompetitif.

Dilansir dari Gizmochina, Kamis (28/5/2026), model baru ini hadir dalam kapasitas 10kg dan 12kg. Kedua mesin menggunakan motor penggerak langsung inverter DDM terbaru dari Xiaomi, yang dirancang untuk mengurangi getaran dan kebisingan. Xiaomi juga mengklaim sistem pencucian yang diperbarui meningkatkan efisiensi air dan mengurangi keausan pada pakaian dibandingkan model sebelumnya.

Sebagian besar pemasaran di sini berputar di sekitar kebersihan. Xiaomi mengatakan pulsator antibakteri dapat mencapai tingkat antibakteri 99,99% bersamaan dengan tingkat penghilangan bakteri yang tinggi seperti E. coli dan Staphylococcus aureus. Perusahaan juga mengklaim penghilangan tungau sepenuhnya dalam kondisi pengujian tertentu.

Mesin ini juga dilengkapi dengan teknologi yang disebut Xiaomi sebagai “Zero Stagnant Water” (Air Kosong Tanpa Sisa), yang bertujuan untuk mengurangi sisa air kotor di dalam sistem setelah siklus pencucian.

Untuk penggunaan sehari-hari, Xiaomi telah menyertakan sistem peredam kejut dan penyeimbang multi-lapisan untuk menjaga getaran tetap rendah selama proses pengeringan. Fitur pintar juga tersedia, termasuk konektivitas aplikasi Mi Home, kendali jarak jauh, dukungan penjadwalan, dan integrasi dengan ekosistem HyperOS Xiaomi yang lebih luas.

Desain keseluruhannya tetap cukup minimalis dan khas dari peralatan rumah tangga Xiaomi terbaru, dengan tata letak pengisian atas yang bersih dan antarmuka kontrol yang sederhana.

Harga:
Versi 10kg dihargai 899 yuan atau Rp2,3 jutaan dengan kurs saat ini, meskipun subsidi saat ini menurunkannya menjadi sekitar 764 yuan atau Rp1,9 jutaan. Sementara itu, model 12kg yang lebih besar berharga 1.099 yuan atau Rp2,8 jutaan sebelum subsidi dan sekitar 934 yuan atau Rp2,4 jutaan setelah subsidi.

Dengan harga ini, Xiaomi jelas menargetkan keluarga yang menginginkan fitur mesin cuci modern tanpa harus memasuki wilayah peralatan premium. Dan dengan terus meningkatnya adopsi rumah pintar di China, produk seperti ini menjadi bagian yang jauh lebih besar dari strategi ekosistem Xiaomi di luar ponsel pintar dan perangkat yang dapat dikenakan. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar