Xiaomi Human Sensor Pro dengan Demarkasi Hingga 12 Zona Diluncurkan, Cek Harganya

Xiaomi Human Sensor Pro. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Xiaomi akan membuka kampanye crowdfunding untuk Xiaomi Human Sensor Pro. Periode crowdfunding adalah dari 21 hingga 28 Agustus melalui Xiaomi Youpin. Xiaomi Human Sensor Pro merupakan peningkatan dari sensor manusia pertama Xiaomi yang diluncurkan pada Mei 2024.

Dikutip dari Gizmochina, Kamis (22/8/2024), Xiaomi Human Sensor Pro lebih besar dari pendahulunya dan menampilkan desain yang berbeda. Berbeda dengan model pertama, sensor manusia baru memerlukan catu daya dan pemasangannya sedikit lebih rumit. Xiaomi Human Sensor Pro dilengkapi dengan kabel daya dan adaptor.

Ada banyak pilihan saat menggunakan sensor manusia Xiaomi yang baru. Model ini hadir dengan peningkatan signifikan dari pendahulunya dalam hal konfigurasi. Dilengkapi dengan radar gelombang milimeter 24GHz berkinerja tinggi yang mampu melacak posisi manusia secara real-time di dalam ruangan. Perangkat dapat dikonfigurasi untuk memicu adegan cerdas ketika seseorang memasuki area yang ditentukan.

Versi standar Xiaomi Human Sensor menawarkan masa pakai baterai 3 tahun dan harga crowdfundingnya adalah 119 yuan ($). Sensor manusia baru mendukung demarkasi hingga 12 zona tanpa interferensi silang. Ia memiliki sudut deteksi 110 derajat dan dapat melacak pergerakan manusia hingga 7 meter. Itu juga dapat mencapai deteksi tubuh manusia statis hingga 4 meter. Sensor tersebut dapat melacak tiga objek sekaligus.

Xiaomi Human Sensor Pro dilengkapi dengan sensor inframerah tersembunyi yang dipadukan dengan radar berperforma tinggi yang dapat mengirimkan empat sinyal sekaligus. Pengoperasian Xiaomi Human Sensor Pro dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan individu.

Harga & Ketersediaan
Harga crowdfunding Human Sensor Pro adalah 349 yuan atau Rp754 ribuam hingga 28 Agustus. Harga asli sensor ini adalah 399 yuan atau Rp862 ribuan dan selanjutnya dapat diperkenalkan ke pasar luar negeri. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar