Tak Berkategori  

Waspada, Metode Baru GhosfTouch yang Memungkinkan Penjahat Dunia Maya Meretas Smartphone dari Jarak Jauh

banner 468x60
Ilustrasi. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Para peneliti dari NordVPN telah menjelaskan metode peretasan baru yang disebut GhostTouch, yang memungkinkan penjahat dunia maya membuka kunci ponsel cerdas tertentu dari jarak jauh tanpa memerlukan instalasi malware apa pun. Dengan menggunakan sinyal elektromagnetik untuk mensimulasikan gerakan seperti menggesek dan mengetuk, peretas dapat memperoleh akses tidak sah ke data sensitif, seperti kata sandi dan aplikasi perbankan, dan bahkan menginstal perangkat lunak berbahaya.


Dilansir dari Gizmochina, Jumat (19/5/2023), sementara serangan itu membutuhkan perangkat keras penyerang berada di dekat korban, tempat umum di mana smartphone sering diletakkan menghadap ke bawah di atas meja menjadi target utama serangan canggih semacam itu.

Serangan hanya dapat dilakukan dari jarak hingga 40 mm
GhostTouch awalnya ditemukan oleh akademisi dari Universitas Zhejiang di Cina dan Universitas Teknik Darmstadt di Jerman. Dengan mengirimkan sinyal elektromagnetik ke perangkat yang ditargetkan, penjahat dunia maya dapat memanipulasi layar sentuhnya dan meniru interaksi pengguna dari jarak jauh.


Terobosan teknik ini mengeksploitasi perilaku umum individu yang secara tidak sengaja memaparkan smartphone mereka ke potensi risiko peretasan di ruang publik seperti perpustakaan, kafe, dan lobi konferensi. Penyerang secara strategis memposisikan peralatan mereka di bawah meja, memungkinkan mereka melancarkan serangan tanpa menimbulkan kecurigaan atau memberi tahu korban.

Menurut NordVPN, serangan itu dapat dilakukan dari jarak hingga 40 mm, memungkinkan penyerang diam-diam menempatkan perangkat keras yang diperlukan di bawah meja dan mendapatkan kendali atas smartphone yang ditargetkan. Meskipun penyerang pada awalnya harus berada dalam jarak dekat, setelah koneksi dibuat, jarak menjadi tidak relevan. Saat ini, sembilan model smartphone, termasuk iPhone SE (2020), Samsung Galaxy S20 FE 5G, Redmi 8, dan Nokia 7.2, telah dipastikan rentan terhadap GhostTouch.


Salah satu karakteristik yang berbeda dari GhostTouch adalah bahwa pengguna dapat melihat ponsel cerdas mereka beroperasi sendiri, yang menunjukkan bahwa akses tidak sah telah diberikan. Patut dicatat bahwa sejumlah besar laporan, dengan lebih dari 209 juta hasil saat mencari “ponsel membuka sendiri” di Google, berpotensi dikaitkan dengan serangan GhostTouch. Oleh karena itu, sangat penting bagi pengguna smartphone untuk tetap waspada dan mengambil tindakan pencegahan yang diperlukan.

Untuk melindungi dari GhostTouch dan upaya peretasan serupa, penting untuk menerapkan mekanisme keamanan yang kuat pada ponsel cerdas. Pengguna sangat disarankan untuk memanfaatkan fitur keamanan seperti kode PIN, pola gesek, atau biometrik untuk memperkuat perlindungan perangkat mereka. Dengan menggabungkan langkah-langkah keamanan ini, individu dapat secara signifikan mengurangi risiko menjadi korban teknik peretasan yang meresahkan ini.


GhostTouch menghadirkan pengingat mengerikan tentang lanskap kejahatan dunia maya yang berkembang, di mana peretas terus mengeksploitasi kerentanan di ponsel cerdas. Kemampuan metode untuk membuka kunci smartphone dari jarak jauh dan mendapatkan akses ke data sensitif menggarisbawahi pentingnya tetap waspada dan proaktif dalam menerapkan langkah-langkah keamanan.

Dengan tetap mendapatkan informasi dan menerapkan praktik keamanan yang ketat, pengguna dapat secara efektif melindungi ponsel cerdas mereka dan melindungi informasi pribadi mereka yang berharga agar tidak jatuh ke tangan yang salah. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *