Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sukoharjo terus memantau pelaksnaaan proyek rehab objek wisata Batu Seribu di Kecamatan Bulu. Hingga Senin (17/12) ini, proyek baru mencapai 97% sehingga masih menyisakan 3% kekurangan. Padahal, sisa waktu pengerjaan proyek sesuai kontrak hanya sampai 20 Desember mendatang. Untuk itu, dinas meminta tiga hari yang tersisa untuk dimaksimalkan.
“Kalau sesuai kontrak harus selesai 20 Desember. Saat ini tinggal finishing, saya harap rekanan bisa tepat waktu sehingga tidak terkena denda,” ujar Kepala Disdikbud Sukoharjo Darno.
Lebih lanjut dikatakan Darno, berdasarkan evaluasi yang dilakukan, rekanan pelaksana proyek terkendala lokasi proyek yang berada di wilayah perbukitan. Hal itu terutama terkait material proyek yang harus dipindahkan secara manual satu persatu. Hal itulah yang menjadi salah satu kendala sehingga proses pengerjaan proyek sedikit mengalami keterlambatan.
Objek Batu Seribu sendiri direhab dengan anggaran Rp2,1 miliar. Dana tersebut digunakan untuk memperbaiki kolam renang dan membangun area outbond. Setelah perbaikan, diharapkan Batu Seribu kembali menarik perhatian masyarakat untuk berkunjung. Setelah perbaikan tersebut, Darno menilai akses jalan menuju lokasi juga diperbaiki dan dilebarkan.
“Kendala yang masih dihadapi adalah akses menuju lokasi karena tidak bisa dilalui kereta kelinci. Kami akan berkoordinasi dengan instansi terkait agar masalah akses jalan ke Batu Seribu bisa diperbaiki dan dilebarkan,” ujarnya.
Darno juga mengatakan, saat ini hanya objek wisata Batu Seribu yang dikelola oleh Pemkab Sukoharjo. Menurutnya, selama ini objek wisata di Sukoharjo memang masih minim. Untuk itulah perlu dipikirkan untuk membuat objek wisata buatan yang mampu menarik perhatian masyarakat sehingga bisa berkontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD). (erlano putra)
Tinggalkan Komentar