Vivo Ungkap Headset Realitas Campuran yang Sangat Mirip dengan Apple

Headset Realitas Campuran Vivo Vision. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Setelah berbulan-bulan berspekulasi, Vivo akhirnya meluncurkan headset realitas campuran (MR) di Boao Forum for Asia. Headset ini disebut Vision. Jika namanya mengingatkan Anda, tunggu saja sampai Anda melihat perangkat itu sendiri.

Dikutip dari Gizmochina, Jumat (28/3/2025), sekilas, Vivo Vision terlihat sangat mirip dengan headset Apple. Headset ini memiliki desain bergaya kacamata ski yang sama dengan kaca hitam ramping yang menutupi bagian depannya.

Kita juga dapat melihat banyak kamera di dalam kaca depan dan di dalam bodi headset. Kamera ini kemungkinan akan digunakan untuk pelacakan gerakan dan pengenalan gerakan tangan — fitur standar untuk jenis perangkat ini.

Namun, kemiripan dengan Vision Pro tidak berakhir di situ. Seperti halnya, headset MR Vivo juga dilengkapi dengan baterai terpisah yang perlu dibawa saat digunakan. Bahkan konektor magnetik yang menghubungkan baterai ke headset tampak memiliki desain seperti kenop yang sama dengan Apple.

Untuk saat ini, ini hanya tampilan pertama. Vivo belum membagikan spesifikasi lengkap atau detail perangkat lunak tentang headset tersebut, tetapi perusahaan tersebut mengatakan prototipe tersebut akan diluncurkan secara resmi pada pertengahan tahun 2025.

Desain headset Vivo Vision
Vivo memposisikan headset Vision sebagai bagian dari dorongan yang lebih besar menuju komputasi spasial waktu nyata. Sebuah langkah yang dikatakannya akan memainkan peran penting dalam aplikasi robotika konsumen di masa mendatang.

Bersamaan dengan headset tersebut, Vivo juga mengumumkan pendirian laboratorium robotika baru di Tiongkok. Laboratorium tersebut akan berfokus pada pengembangan pencitraan berbasis AI dan pembelajaran model besar, yang diharapkan perusahaan akan berkontribusi untuk membangun “otak” dan “mata” robot masa depan.

Meskipun Vivo masih bungkam tentang headsetnya, perusahaan tersebut mengonfirmasi peluncuran Vivo X200 Ultra pada bulan April. Perusahaan tersebut mungkin akan membagikan lebih banyak detail tentang Vivo Vision sekitar waktu tersebut, jadi kita harus menunggu dan melihat apa yang akan terjadi selanjutnya. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar