Vivo Pocket Gimbal Genggam dengan Sensor Sony LYT-901 200MP akan Menyaingi DJI

Vivo Pocket Gimbal. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Vivo mungkin akan segera memasuki segmen kamera vlogging kompak dengan perangkat gimbal genggam baru yang dilaporkan bernama Vivo Pocket, menurut laporan baru dari publikasi Tiongkok Leifeng. Perangkat ini diharapkan menargetkan kreator dan vlogger yang mencari solusi pengambilan gambar yang lebih portabel. Berikut adalah beberapa detail baru yang muncul baru-baru ini.

Dilansir dari Gizmochina, Jumat (22/5/2026), menurut publikasi tersebut, kamera gimbal genggam Vivo Pocket dapat diluncurkan pada kuartal keempat tahun ini. Detail rantai pasokan menunjukkan bahwa produksi massal dapat dimulai pada bulan Oktober, sementara peluncuran komersial saat ini diperkirakan antara November dan Desember. Ini bertentangan dengan laporan sebelumnya bahwa kamera vlogging Vivo mungkin akan debut bersamaan dengan seri X500 pada bulan September.

Laporan tersebut juga mengklaim bahwa perangkat tersebut dapat memiliki sensor kamera besar 1/1.1 inci, yang akan menempatkannya di antara kamera vlogging kompak premium di pasaran. Vivo dilaporkan sedang mempersiapkan persediaan awal sekitar satu juta unit, menunjukkan bahwa perusahaan mungkin memiliki harapan yang kuat untuk kategori produk ini.

Menariknya, Vivo dilaporkan telah merencanakan untuk meluncurkan perangkat tersebut lebih awal di kuartal ketiga. Namun, jadwal peluncuran mungkin telah ditunda setelah merek pesaing juga mulai mengerjakan produk kamera gimbal genggam serupa.

Menurut Digital Chat Station, bocoran Vivo Pocket akurat dan sesuai dengan informasi yang sebelumnya diterima oleh informan. Perangkat prototipe saat ini dikatakan memiliki sensor kamera besar 1/1.1 inci bersama dengan sensor LYT-901 200 megapiksel dari Sony. Informan tersebut juga mengklaim bahwa perangkat tersebut dirancang dengan pendekatan perangkat keras yang mirip dengan sistem pencitraan smartphone unggulan.

Selain sensor besar, Vivo Pocket juga diharapkan menyertakan prosesor yang mumpuni, meskipun nama chipset yang tepat belum diungkapkan. Sumber informasi tersebut juga mengklaim bahwa Pocket dijadwalkan untuk diluncurkan menjelang akhir tahun ini dan dapat bersaing langsung dengan produk dari DJI di segmen kamera genggam.

Laporan tersebut menyatakan bahwa Oppo telah memulai proyek kamera genggam internal dengan nama kode “Fuyao.” Produk tersebut juga diharapkan akan hadir akhir tahun ini. Vivo baru-baru ini memulai perekrutan tenaga ahli untuk kamera gimbal genggam pertamanya di Shenzhen, dengan preferensi dilaporkan diberikan kepada pengguna yang sudah berpengalaman menggunakan produk berbasis gimbal.

Selain Vivo dan Oppo, perusahaan seperti Huawei dan Honor juga dikabarkan sedang mengembangkan produk serupa, meskipun peluncurannya mungkin terjadi sekitar tahun 2027. Hal ini menunjukkan bahwa merek smartphone kini sedang menjajaki aksesori kamera khusus dan perangkat keras yang berfokus pada kreator karena margin keuntungan smartphone terus menyempit. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar