Vaksin HPV NusaGard Produksi Bio Farma Terima Sertifikat Halal

banner 468x60
Bio Farma menerima Sertifikat Halal untuk vaksin HPV NusaGard. (Foto: Dok Bio Farma)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Sebagai BUMN, PT Bio Farma (Persero) menegaskan perannya dalam mendukung kesehatan masyarakat serta menyediakan produk farmasi halal di Indonesia. Komitmen ini diperkuat dengan diterbitkannya Sertifikat Halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) untuk vaksin HPV NusaGard.

Vaksin kuadrivalen tersebut memberikan perlindungan terhadap HPV tipe 6, 11, 16, dan 18 yang berisiko tinggi menyebabkan kanker serviks.

Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan negara berkewajiban memastikan produk kesehatan strategis, termasuk vaksin HPV NusaGard, memenuhi standar kehalalan dan memberikan kepastian bagi masyarakat luas.

“Negara hadir melalui BPJPH untuk memberikan jaminan dan kejelasan bagi masyarakat, khususnya umat Islam, bahwa produk kesehatan yang mereka gunakan telah melalui proses audit dan penetapan halal yang kredibel.

“Penetapan halal vaksin NusaGard ini sekaligus mendukung upaya BUMN seperti Bio Farma dalam menyediakan produk farmasi halal yang aman, bermutu, dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat,” terangnya, dikutip dari laman KabarBUMN, Jumat (21/11/2025).

Ahmad Haikal Hasan juga menambahkan setelah proses audit yang dilakukan oleh Lembaga Pemeriksa Halal, BPJPH siap menerbitkan sertifikat halal sebagai bagian dari penyelenggaraan layanan publik yang transparan dan akuntabel.

Dilansir dari website Majelis Ulama Indonesia, (2025, Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Miftahul Huda, menyampaikan keputusan halal diambil setelah menelaah aspek syar’i serta mendengarkan penjelasan hasil audit kehalalan secara komprehensif.

“Komisi Fatwa MUI telah menetapkan status kehalalan vaksin NusaGard dalam sidang Komisi Fatwa MUI pada 5 November 2025,” kata Miftahul Huda.

Selain aspek syar’i, lanjutnya, Komisi Fatwa MUI juga mengkaji vaksin NusaGard setelah mendengarkan penjelasan hasil audit dari lembaga pemeriksa halal.

“Untuk selanjutnya diterbitkan sertifikat halal oleh BPJPH,” pungkasnya.

Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak dalam produksi vaksin dan produk biologi, Bio Farma menyadari pentingnya kepercayaan publik, termasuk kepercayaan bahwa produk-produknya sesuai dengan prinsip syariah.

Dengan mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam, maka pemenuhan standar halal bukan sekadar regulasi, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial dan pembangunan inklusif.

Direktur Pemasaran Bio Farma, Kamelia Faisal, menegaskan sertifikasi halal bukan sekadar kepatuhan regulatori, tetapi bagian dari tanggung jawab negara melalui BUMN untuk menyediakan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

“Sertifikasi halal ini adalah wujud tanggung jawab Bio Farma sebagai BUMN Farmasi untuk memastikan setiap produk yang kami hadirkan aman, efektif, dan sesuai prinsip syariah.

“Penerimaan sertifikasi halal vaksin NusaGard menjadi penyemangat bagi kami untuk terus meningkatkan portofolio vaksin halal bagi masyarakat,” tambahnya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *