Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Jumlah kontak erat kasus positif corona yang dipantau terus berubah. Baik itu karena adanya penambahan maupun pengurangan karena masa pemantauan sudah selesai. Berdasarkan update per 12 Agustus kemarin, ada kenaikan 21 kontak erat baru tersebut dari tiga kecamatan. Saat ini, kontak erat kasus positif yang masih dalam pemantauan sebanyak 566 orang yang tersebar di 12 kecamatan di Sukoharjo.
Berdasarkan data Instagram Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo, 21 tambahan kontak erat baru tersebut masing-masing dari Kecamatan Sukoharjo empat orang, Mojolaban 14 orang, dan Kecamatan Kartasura tiga orang. Disisi lain, sebaran kontak erat sendiri masih merata di 12 kecamatan. Meskipun, saat ini sudah tiga kecamatan yang terbebas dari kasus corona aktif.
Saat ini, kontak erat yang masih menjalani pemantauan sebanyak 566 orang. Sebarannya, Kecamatan Weru sembilan orang, Bulu 69 orang, Tawangsari 96 orang, Sukoharjo 23 orang, Nguter 36 orang, Bendosari 33 orang, Polokarto 33 orang, Mojolaban delapan orang, Grogol 63 orang, Baki empat orang, Gatak 63 orang, dan Kecamatan Kartasura 129 orang.
“Secara akumulasi kontak erat sudah mencapai 1.556 orang, namun 909 orang diantaranya sudah selesai pemantauannya sehingga kontak erat tersisa 566 orang,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Kamis (13/8/2020).
Dikatakan Yunia, seorang kontak erat sendiri didefinisikan memiliki riwayat dengan kasus probable atau konfirmasi corona atau memberikan perawatan langsung terhadap kasus probable. Probable sendiri diartikan kasus suspek dengan Ispa berat atau meninggal dengan gejala corona dan belum ada hasil pemeriksaan RT-PCR. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar