Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Update data kasus Corona di Kabupaten Sukoharjo per 7 Februari hari ini, tidak ada kenaikan kasus positif baru di Sukoharjo. Sehingga, akumulasi kasus positif corona di Sukoharjo saat ini tetap 4.206 kasus. Disisi lain, kasus positif sembuh juga tidak naik sehingga akumulasinya juga tetap 3.494 kasus dan positif meninggal juga tetap 280 orang.
Berdasarkan update www.corona.sukoharjokab.go.id, saat ini kasus positif aktif masih 432 kasus. Terdiri dari 246 orang isolasi mandiri dan 186 orang menjalani rawat inap dirumah sakit. Untuk kasus positif meninggal naik enam dari 274 menjadi 280 orang. Sedangkan untuk suspek corona ada 1.020 orang yang terdiri dari 16 isolasi mandiri, 205 rawat inap, 775 selesai pemantauan, 24 meninggal, dan 549 swap negatif.
“Berdasarkan update per 7 Februari ini, tidak ada kenaikan kasus positif sehingga akumulasinya tetap 4.206 kasus. Untuk kasus sembuh juga tidak naik sehingga totalnya masih 3.494 kasus dan untuk positif meninggal tetap 280 orang,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (7/2/2021).
Dalam beberapa waktu terakhir kasus positif corona di Sukoharjo terus naik signifikan. Seperti dalam update per 6 Februari dimana ada kenaikan 29 kasus dan per 7 Februari tidak ada kenaikan kasus positif baru. Sukoharjo sendiri memperpanjang PPKM yang akan berakhir besok, 8 Februari 2021.
Yunia berharap masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan dengan sabun. Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan diyakini mampu memutus penyebaran virus corona. Yunia juga mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan selama pelaksanaan PPKM yang diperpanjang.
Saat ini, 432 kasus positif corona aktif tersebut tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Kartasura 119 orang, Baki 31 orang, Grogol 56 orang, Mojolaban 43 orang, Sukoharjo 78 orang, Nguter 15 orang, dan Bendosari 34 orang. Kemudian Kecamatan Tawangsari 10 orang, Polokarto 10 orang, Bulu 10 orang, Weru 20 orang, dan Kecamatan Gatak enam orang. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar