Update Kasus Corona 17 Februari, Positif Naik 18, Sembuh Naik 33, Meninggal Naik 3

Data kasus corona Sukoharjo, update per 17 Februari 2021.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Update data kasus Corona di Kabupaten Sukoharjo per 17 Februari hari ini, ada kenaikan 18 kasus positif baru di Sukoharjo. Sehingga, akumulasi kasus positif corona di Sukoharjo saat ini menjadi 4.466 kasus. Disisi lain, kasus positif sembuh naik 33 sehingga akumulasinya menjadi 3.787 kasus dan positif meninggal tiga menjadi 311 orang.


Berdasarkan update www.corona.sukoharjokab.go.id, saat ini kasus positif aktif masih 368 kasus. Terdiri dari 216 orang isolasi mandiri dan 152 orang menjalani rawat inap dirumah sakit. Untuk kasus positif meninggal naik tiga dari 308 menjadi 311 orang. Sedangkan untuk suspek corona turun menjadi 988 orang yang terdiri dari 16 isolasi mandiri, 170 rawat inap, 775 selesai pemantauan, 27 meninggal, dan 587 swap negatif.

“Berdasarkan update per 17 Februari ini, ada kenaikan 18 kasus positif sehingga akumulasinya menjadi 4.466 kasus. Untuk kasus sembuh naik 33 sehingga totalnya menjadi 3.787 kasus dan untuk positif meninggal naik tiga menjadi 311 orang,” jelas Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Rabu (17/2/2021).

Dalam beberapa waktu terakhir kasus positif corona di Sukoharjo masih menunjukkan kenaikan. Seperti dalam update per 16 Februari ada kenaikan 24 kasus dan pada 17 Februari ini ada kenaikan 18 kasus positif baru.

Yunia berharap masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, jaga jarak dan rajin cuci tangan dengan sabun. Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan diyakini mampu memutus penyebaran virus corona. Yunia juga mengajak masyarakat untuk mematuhi aturan selama pelaksanaan PPKM Mikro hingga 22 Februari mendatang.

Saat ini, 368 kasus positif corona aktif tersebut tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kecamatan Kartasura 103 orang, Baki 16 orang, Grogol 28 orang, Mojolaban 19 orang, Sukoharjo 86 orang, Bendosari 41 orang, dan Tawangsari 17 orang. Kemudian Kecamatan Polokarto 18 orang, Nguter delapan orang, Bulu empat orang, Weru 22 orang, dan Kecamatan Gatak enam orang. (erlano putra)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar