Univet Bantara Sukoharjo Teken Kerjasama Internasional dan Nasional, Dilanjutkan Seminar Internasional

Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Farida Nugrahani saat penandatangan kerjasama, Kamis (20/11/2025).

Sukoharjonews.com – Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo menandatangani kerjsama internasional dan nasional. Penandatanganan kerjasama dilakukan di Auditorium yang dilanjutkan dengan kegiatan “International Conference of Educational Issues” (ICEI) 2, Kamis (20/11/2025).

Kepala Biro Humas dan Kerjasama Univet Bantara Sukoharjo, Veronika Unun Pratiwi, menyampaikan kerjasama internasional dilakukan dengan INTI International University & Colleges, Malaysia. Sedangkan kerjasama nasional dengan 11 perguruan tinggi dari berbagai daerah di Indonesia.

Perguruan tinggi nasional yang menjalin kerjasama masing-masing Institut Teknologi Muhammadiyah Sumatera, Institut Agama Islam Daar Al Uluum Asaha Sumatera Utara, STKIP PGRI Trenggalek, Tiga Serangkai University Solo, Universitas Muhammadiyah Buton, Universitas Islam Jakarta.

Kemudian Universitas Ngudi Waluyo Semarang, Universitas Muhammadiyah Palopo, Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Karanganyar, serta Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Utara.

“Sehingga dalam kesempatan ini kerjasama dilangsungkan dengan satu perguruan tinggi internasional dan 11 perguruan tinggi nasional,” ujarnya.

Perwakilan dari INTI Malaysia, Prof Deshinta Arrova Dewi mengatakan, sebelum datang ke Univet, dirinya sudah datang ke sejumlah daerah untuk melakukan hal yang sama, yakni kerjasama.

“Ini merupakan bagian dari roadshow saya di Indonesia. Sebelumnya sudah dari Yogyakarta, Purwokerto, Surabaya dan lainnya,” ujarnya.

Menurut Prof Deshinta, banyak kegaiatan yang bisa dilaksanakan dalam kerjasama tersebut. Antara lain kerjasama bidang akademik seperti “mobilty program”, study tour, join riset dan lainnya.

“Kami membuka diri untuk kerjasama dengan Perguruan Tinggi di Indonesia untuk maju bersama-sama,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara Sukoharjo, Prof Farida Nugrahani, menyampaikan rasa bangganya atas kerjasama nasional dan internasional tersebut. Menurutnya, kerjasama tersebut diinisiasi oleh Prodi PBSI FKIP.

“Di era saat ini tidak bisa maju sendirian, tapi harus bergandengan tangan untuk maju bersama,” ujarnya.

Prof Farida berharap kerjasama tersebut bisa berlanjut untuk kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi semua pihak. Prof Farida juga berharap dengan kerjasama tersebut bisa mengantarkan semua perguruan tinggi yang bekerjasama menjadi Perguruan Tinggu unggul.

“Pada prinsipnya saling membantu dan didokumentasi dengan baik karena dokumentasi yang lengkap akan dibutuhkan dalam akreditasi. Apapun yang dibutuhkan bisa saling membantu,” ujarnya.

Disisi lain, untuk seminar internasional yang dilaksanakan menggunakan Bahasa Indonesia. Menurut Prof Farida, Bahasa Indonesia bisa digunakan dalam seminar internasional karena sudah diakui oleh UNESCO.

Seminar sendiri menghadirkan senumlah nara sumber, antara lain dari Asia University Taiwan, INTI International University Malaysia, dan Webster University in Tashkent Uzbekistan. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar