Umur Berapa Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat? Berikut Ini Penjelasannya

Ilustrasi. (Foto: Freepik)

Sukoharjonws.com – Idealnya, usia bayi 7 hari sampai 2 tahun dianggap waktu terbaik untuk sunat secara medis dan sunnah.

Dikutip dari Islampos, Jumat (5/9/2025), waktu terbaik untuk sunat anak lelaki sebenarnya bisa berbeda-beda tergantung budaya, agama, dan kesehatan. Namun, secara umum ada beberapa panduan yang sering dijadikan acuan:Beli vitamin dan suplemen

Sunnah dalam Islam:
Dalam Islam, sunnah dan anjuran waktu khitan biasanya pada usia 7 hari setelah lahir (dalam tradisi Nabi Muhammad SAW), tapi juga diperbolehkan kapan saja selama masa kanak-kanak hingga masa remaja. Banyak keluarga memilih menyunat bayi dalam minggu pertama atau saat usia balita.

Usia Bayi Baru Lahir sampai 2 Tahun:
Banyak dokter dan ahli kesehatan merekomendasikan sunat dilakukan di usia bayi baru lahir sampai 2 tahun. Karena di usia ini, proses penyembuhan biasanya lebih cepat dan risiko komplikasi lebih kecil.

Usia Anak Usia Dini sampai Praremaja:
Jika belum disunat di masa bayi, biasanya sunat dilakukan saat anak mulai bisa mengerti prosedurnya, misalnya di usia 3-7 tahun atau bahkan hingga pra-remaja. Namun, pada usia ini, anak biasanya sudah mulai sadar dan mungkin lebih takut atau merasa sakit lebih kuat.

Pertimbangan Kesehatan dan Psikologis:
Sunat sebaiknya dilakukan saat anak sehat dan siap secara fisik dan mental. Konsultasi dengan dokter atau tenaga medis bisa membantu menentukan waktu terbaik.

Kesimpulan:
Idealnya, usia bayi 7 hari sampai 2 tahun dianggap waktu terbaik untuk sunat secara medis dan sunnah.

Namun, sunat masih bisa dilakukan kapan saja selama masa kanak-kanak atau remaja sesuai kebutuhan dan kesiapan. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar