Sukoharjonews.com – Ulefone telah mengumumkan peluncuran perangkat tangguh terbarunya, Armor 29 Pro Thermal Version, yang hadir dengan kemampuan pencitraan termal kelas profesional. Melanjutkan kesuksesan Armor 28 Ultra Thermal, model baru ini menghadirkan kejernihan yang lebih baik dan pencitraan yang lebih halus, sehingga sangat cocok untuk penggunaan di industri, darurat, dan luar ruangan.
Teknologi Pencitraan Termal yang Tangguh
Dikutip dari Gizmochina, Senin (8/9/2025), Armor 29 Pro Thermal Version dilengkapi dengan sensor termal ThermoVue T2, komponen berkinerja tinggi yang sama dengan yang digunakan pada generasi sebelumnya. Sensor ini menghasilkan resolusi 640 × 512, memastikan kejernihan terdepan di industri untuk mengidentifikasi tanda-tanda panas di berbagai lingkungan. Dengan refresh rate 25Hz, kamera ini menawarkan pencitraan termal yang halus secara real-time.
Sistem ini disempurnakan oleh SharpenAI, yang meningkatkan detail gambar, dan FusionAI, yang meningkatkan presisi. Teknologi-teknologi ini bekerja sama untuk memberikan hasil yang jelas dan andal, baik untuk inspeksi profesional maupun petualangan luar ruangan. Kamera termal internal mampu mendukung berbagai aplikasi, termasuk mendeteksi peralatan yang terlalu panas, mengidentifikasi kebocoran, dan bahkan melacak satwa liar.
Penggunaan Industri & Komersial
Untuk bisnis dan profesional, kamera termal dapat membantu mendeteksi titik panas dalam sistem kelistrikan dan mekanik, mencegah kegagalan sebelum terjadi. Kamera ini juga dapat mendeteksi kebocoran gas atau cairan melalui variasi suhu dan menilai pipa, tangki, dan kelemahan struktural dengan mudah.
Tanggap Darurat
Dalam situasi penyelamatan kritis, Armor 29 Pro dapat membantu petugas pemadam kebakaran mengidentifikasi sumber api melalui asap dan memberi penyelamat kemampuan untuk melihat dengan jelas dalam kegelapan total. Hal ini menjadikannya alat yang berharga untuk misi pencarian dan penyelamatan.
Eksplorasi Luar Ruangan
Para pencari petualangan dapat menggunakan perangkat ini untuk mengamati satwa liar tanpa mengganggu mereka, bernavigasi dalam kegelapan menggunakan tanda termal, dan bahkan memantau keamanan perkemahan dengan melacak panas dari api unggun atau aktivitas di dekatnya.
Inspeksi Bangunan
Sensor termal membantu para profesional mengidentifikasi kehilangan energi akibat insulasi yang buruk, kerusakan air yang tersembunyi, dan inefisiensi termal pada dinding dan langit-langit. Hal ini menjadikannya berguna untuk industri konstruksi dan real estat.
Privasi, Keamanan & Elektronik
Kasus penggunaan unik lainnya adalah mendeteksi perangkat pengawasan tersembunyi, seperti kamera atau perekam, dengan mendeteksi keluaran panasnya. Bagi teknisi, perangkat ini membantu dalam perbaikan elektronik, mengidentifikasi komponen yang terlalu panas, dan mengidentifikasi sirkuit yang rusak pada gawai seperti laptop dan ponsel pintar.
Perangkat Keras dan Desain
Selain kemampuan pencitraan termalnya, Armor 29 Pro Thermal Version juga dilengkapi perangkat keras yang tangguh. Perangkat ini dilengkapi baterai berkapasitas besar 21.200mAh dan mendukung pengisian daya ultra cepat 120W, memastikan penggunaan yang tahan lama bahkan selama kerja lapangan. Perangkat ini memiliki layar AMOLED 6,67 inci dengan refresh rate 120Hz untuk visual yang halus, serta sub-layar belakang 1,04 inci untuk notifikasi dan kontrol cepat.
Varian dan Ketersediaan Produk
Ulefone merilis dua versi: Armor 29 Pro Thermal Version dengan kamera termal internal, dan Armor 29 Pro standar tanpa pencitraan termal. Kedua model mempertahankan daya tahan yang tangguh, tetapi Versi Termal menonjol sebagai perangkat kelas profesional.
Smartphone ini akan tersedia mulai pertengahan September melalui AliExpress, Amazon, dan toko online resmi Ulefone. Detail harga akan diungkapkan menjelang peluncuran, dengan penawaran perkenalan khusus yang diharapkan bagi pembeli awal.
Dengan Armor 29 Pro Thermal Version, Ulefone telah menghadirkan pencitraan termal dari perangkat khusus ke dalam smartphone tangguh sehari-hari. Kombinasi teknologi sensor canggih, peningkatan AI, dan penggunaan praktis menjadikannya lebih dari sekadar ponsel, melainkan perangkat profesional serbaguna untuk industri, penyelamat, dan penjelajah. (nano)
Tinggalkan Komentar