Sukoharjonews.com – Rivian, produsen kendaraan listrik asal AS yang terkenal dengan truk, SUV, dan van pengiriman listrik premiumnya, telah membuat klaim baru yang berani tentang masa depan berkendara. Perusahaan yang berfokus pada perangkat lunak canggih dan teknologi energi bersih ini mengatakan mobilnya dapat menjadi sangat otonom sehingga pemiliknya bahkan tidak perlu berada di dalamnya.
Dikutip dari Gizmochina, Senin (15/12/2025), menurut CEO RJ Scaringe, Rivian bertujuan untuk mencapai tingkat kemampuan tanpa pengemudi sepenuhnya ini pada tahun 2030, yang memungkinkan kendaraan untuk menjalankan tugas, menjemput teman, dan bepergian sepenuhnya sendiri.
Langkah Menuju Otonomi Penuh
Scaringe menjelaskan bahwa fitur-fitur utama Rivian berikutnya meliputi pengemudian “tanpa sentuhan di mana pun” dan navigasi titik-ke-titik yang mirip dengan FSD Tesla. Sistem ini tetap membutuhkan perhatian pengemudi pada awalnya. Namun, ia yakin bahwa tak lama lagi setelahnya, mobil tidak akan lagi membutuhkan pemantauan. Pada tahun 2028 atau 2029, ia memperkirakan kendaraan Rivian dapat melakukan perjalanan solo sementara pemiliknya tetap di rumah.
Mengapa Ini Penting
Robotaxis seperti Waymo sudah dapat berkendara tanpa manusia di kota-kota tertentu, menunjukkan betapa pesatnya kemajuan di bidang ini. Sistem bantuan pengemudi seperti Super Cruise milik GM dan FSD (Supervised) milik Tesla memungkinkan pengemudian tanpa tangan, tetapi tetap bergantung pada pengawasan manusia.
Tantangannya sekarang adalah membuat teknologi tanpa pengemudi sepenuhnya aman, terjangkau, dan tersedia di mobil sehari-hari. Siapa pun yang mencapai ini terlebih dahulu akan mendapatkan keuntungan besar, memberi orang waktu ekstra untuk beristirahat, bekerja, atau bersantai saat bepergian.
Klaim Tanpa Pengemudi Tesla
CEO Tesla, Elon Musk, juga berupaya keras mencapai tujuan ini. Menurut Reuters, Tesla sedang menguji kendaraan Model Y tanpa pengemudi sepenuhnya di Austin dan menargetkan untuk mengirimkan unit pertama pada bulan Juni. Musk mengatakan mobil-mobil ini akan beroperasi tanpa keterlibatan pengemudi.
Laporan lebih lanjut menyebutkan bahwa Tesla akan segera meluncurkan FSD tanpa pengawasan di Austin, yang memungkinkan kendaraan untuk bernavigasi tanpa pengawasan manusia. Pembaruan ini menunjukkan bahwa Tesla tetap menjadi pesaing utama dalam perlombaan menuju otonomi penuh.
Tantangan Utama bagi Mobil Otonom
Mengembangkan mobil tanpa pengemudi yang aman dan andal terbukti jauh lebih sulit daripada prediksi awal. Banyak tantangan yang masih ada, termasuk validasi keselamatan, skenario jalan yang jarang terjadi, dan persetujuan regulasi. Namun, kemajuan pesat dalam AI mendorong industri ini maju.
Pendekatan berbasis aturan lama digantikan dengan model AI yang belajar, beradaptasi, dan menggeneralisasi dengan lebih baik. Dengan Rivian, Tesla, GM, dan Waymo yang terus meningkatkan sistem otonom mereka, impian mobil tanpa pengemudi pribadi semakin dekat, meskipun belum pasti. (nano)
Tinggalkan Komentar