Tak Berkategori  

Ucapkan Selamat Tinggal pada Bau Badan dengan 8 Solusi Rumahan yang Mudah dan Efektif Ini

banner 468x60
Cobalah cara alami untuk menghilangkan bau badan. (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Bau badan hanyalah bau tak sedap yang disebabkan oleh keringat. Tapi jangan khawatir! Berikut beberapa solusi rumahan sederhana untuk mencegah bau badan.

Bau badan adalah masalah umum, terutama selama bulan-bulan yang lebih hangat karena meningkatnya suhu panas dan keringat. Tapi tidak ada yang ingin sengaja berbau tak sedap! Berkeringat, yang sering dikenal sebagai keringat, adalah proses alami yang membantu tubuh mengatur suhu. Tapi jangan khawatir! Ada berbagai solusi alami yang dapat membantu Anda menghindari bau tak sedap tersebut.

Dikutip dari Healthshots, Selasa (22/7/2025), dari perubahan pola makan dasar hingga kiat inovatif, berikut beberapa solusi rumahan mudah untuk bau badan yang dipilih sendiri agar Anda tetap merasa segar sepanjang hari.

Apa itu bau badan?
Bau badan adalah bau khas yang dihasilkan oleh tubuh manusia, sebagian besar disebabkan oleh pemecahan keringat dan bakteri di permukaan kulit. Kelenjar keringat menghasilkan campuran air, garam, dan zat organik. Ketika senyawa ini bersentuhan dengan bakteri, bakteri akan mengalami reaksi kimia yang menghasilkan zat penyebab bau badan. Area tubuh dengan konsentrasi kelenjar keringat yang tinggi, seperti ketiak, selangkangan, dan kaki, sangat rentan terhadap bau badan,” ujar dokter kulit Dr. Reshma T. Vishnani. Selama masa pubertas, hormon dan kelenjar keringat menjadi lebih aktif, menyebabkan peningkatan bau badan, seperti yang ditemukan dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Microbiome.

Apa penyebab bau badan?
Bau badan terutama disebabkan oleh interaksi antara keringat dan bakteri di permukaan kulit. Kelenjar keringat di dalam tubuh mengeluarkan campuran air, garam, dan senyawa organik. Keringat ini menyediakan lingkungan lembap yang ideal untuk pertumbuhan bakteri, seperti yang ditemukan dalam studi yang diterbitkan dalam Harvard Health Publishing. Ketika bakteri menguraikan komponen organik keringat, mereka menghasilkan senyawa organik volatil (VOC) yang memiliki bau menyengat. Faktor-faktor seperti pola makan, genetika, dan kadar hormon juga dapat memengaruhi intensitas bau badan.

Apa saja gejala bau badan?
Berikut beberapa gejala umum bau badan, sebagaimana dijelaskan oleh Reshma.

– Aroma tak sedap: Gejala bau badan yang paling jelas adalah bau tak sedap yang tercium dari tubuh, terutama di area seperti ketiak, selangkangan, dan kaki.
– Rasa tidak percaya diri: Bau badan seringkali dapat menyebabkan rasa tidak percaya diri dan malu, karena seseorang mungkin khawatir tentang bagaimana bau badan mereka di mata orang lain.
– Ketidaknyamanan sosial: Bau badan dapat membuat interaksi sosial menjadi tidak nyaman dan bahkan dapat menyebabkan isolasi sosial.
– Peningkatan keringat: Bau badan seringkali dikaitkan dengan keringat berlebih, yang dapat menciptakan lingkungan yang lebih mendukung pertumbuhan bakteri.
– Pakaian menguning: Bau badan dapat menyebabkan noda kuning pada pakaian, terutama di area tempat keringat dan bakteri menumpuk.

8 Pengobatan Rumahan untuk Mencegah Bau Badan
Berikut beberapa pengobatan rumahan yang mudah dan efektif yang bisa Anda coba untuk mencegah bau badan, sesuai rekomendasi dokter kulit Dr. Priti Karde.

1. Lulur Soda Kue
Lulur ini mengelupas sel kulit mati, mencegahnya menjebak bakteri. Lulur ini juga menyerap keringat dan kelembapan, mengurangi lingkungan ideal untuk pertumbuhan bakteri. Lulur ini juga membantu menetralkan bau badan.

Bahan-bahan:
– 1 sendok makan soda kue
– 1 sendok makan air

Cara Membuat:
– Dalam mangkuk kecil, campurkan soda kue dan air dengan perbandingan yang sama.
– Aduk campuran hingga membentuk pasta kental.
– Oleskan pasta secara perlahan ke kulit Anda, fokuskan pada area yang rentan bau seperti ketiak, selangkangan, dan kaki.
– Gunakan gerakan memutar untuk mengelupas kulit Anda.
– Setelah menggosok, bilas kulit Anda hingga bersih dengan air hangat untuk menghilangkan pasta.
– Tepuk-tepuk kulit Anda hingga kering dengan handuk bersih untuk mencegah bakteri terperangkap dalam kelembapan.
– Untuk hasil terbaik, gunakan scrub soda kue ini sekali atau dua kali seminggu.

2. Cuka sari apel
Cuka sari apel dapat digunakan sebagai deodoran alami karena sifat asamnya, yang dapat membantu menyeimbangkan pH kulit dan mengurangi pertumbuhan bakteri.

Bahan-bahan:
– 2 sendok makan cuka sari apel
– 2 sendok makan air

Cara membuat:
– Campurkan cuka sari apel dan air dengan perbandingan yang sama dalam botol semprot kecil.
– Setelah mandi, semprotkan larutan cuka yang telah diencerkan ke ketiak atau area lain yang rentan bau.
– Biarkan cuka mengering secara alami di kulit Anda.
– Setelah beberapa jam, bilas cuka dengan air.
– Untuk hasil terbaik, gunakan metode ini setiap hari atau sesuai kebutuhan.

3. Bilas dengan kantong teh hijau
Teh hijau mengandung polifenol, yang memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu melawan bakteri penyebab bau badan.

Bahan-bahan:
– 1 kantong teh hijau

Cara Membuat:
– Seduh kantong teh hijau dalam air panas selama 3-5 menit.
– Biarkan teh mendingin sepenuhnya.
– Setelah mandi, tuangkan teh hijau yang telah dingin ke ketiak atau area lain yang rentan bau badan.
– Biarkan teh hijau mengering secara alami di kulit Anda.
– Setelah beberapa jam, bilas teh hijau dengan air.

Catatan: Anda juga dapat mengoleskan teh hijau dingin langsung ke ketiak menggunakan kapas. Untuk aroma yang lebih kuat, tambahkan beberapa tetes minyak esensial seperti lavender atau minyak pohon teh ke dalam teh hijau.

4. Toner Witch Hazel
Witch Hazel adalah astringen alami yang dapat membantu menenangkan kulit, mengurangi peradangan, dan mengontrol produksi minyak berlebih. Khasiat ini dapat berkontribusi untuk mencegah bau badan.

Bahan-bahan:
– Witch hazel

Cara membuat:
– Setelah mandi, oleskan sedikit toner witch hazel ke ketiak atau area lain yang rentan bau menggunakan kapas.
– Biarkan toner mengering secara alami di kulit Anda.
– Untuk hasil terbaik, gunakan toner witch hazel setiap hari atau sesuai kebutuhan.

5. Masker Minyak Kelapa dan Minyak Esensial
Minyak kelapa dan minyak esensial dapat dikombinasikan untuk membuat deodoran alami. Minyak kelapa memiliki sifat antimikroba yang dapat membantu mengurangi pertumbuhan bakteri, sementara minyak esensial dapat memberikan aroma yang menyenangkan dan manfaat antibakteri tambahan.

Bahan-bahan:
– Minyak Kelapa
– Minyak esensial pilihan Anda (misalnya, lavender, tea tree, eucalyptus)

Cara membuat:
– Dalam wadah kecil, campurkan minyak kelapa dan minyak esensial dengan perbandingan yang sama.
– Aduk rata hingga bahan-bahan tercampur rata.
– Gunakan jari Anda untuk mengoleskan sedikit campuran ke ketiak Anda.
– Gosok campuran hingga meresap sepenuhnya.

Catatan: Untuk hasil terbaik, simpan campuran di tempat yang sejuk dan kering. Jika campuran terlalu keras, Anda dapat menghangatkannya sedikit sebelum mengaplikasikannya.

6. Lulur Ampas Kopi
Bubuk kopi dapat digunakan sebagai eksfolian alami yang dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan mengurangi penumpukan bakteri. Ini dapat membantu mencegah bau badan dengan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk kulit Anda.

Bahan-bahan:
– Bubuk kopi (bekas atau belum terpakai)
– Air atau minyak (misalnya, minyak zaitun, minyak kelapa)

Cara Membuat:
– Dalam mangkuk kecil, campurkan bubuk kopi dengan air atau minyak secukupnya hingga membentuk pasta kental.
– Oleskan lulur secara perlahan ke kulit Anda, terutama pada area yang rentan bau seperti ketiak, selangkangan, dan kaki.
– Gunakan gerakan memutar untuk mengeksfoliasi kulit Anda.
– Setelah menggosok, bilas kulit Anda hingga bersih dengan air hangat untuk menghilangkan bubuk kopi.
– Tepuk-tepuk kulit Anda hingga kering dengan handuk bersih untuk mencegah bakteri terperangkap di dalam kelembapan.

7. Masker Tomat
Tomat mengandung likopen, antioksidan yang terbukti memiliki sifat antibakteri. Meskipun penelitian ilmiah khusus tentang penggunaan pasta tomat untuk mengatasi bau badan masih terbatas, beberapa ahli percaya bahwa pasta tomat dapat membantu menetralkan bau badan dan mengurangi pertumbuhan bakteri.

Bahan-bahan:
– 1 buah tomat

Cara Membuat:
– Haluskan 1 buah tomat hingga menjadi pasta kental.
– Setelah mandi, oleskan pasta tomat tipis-tipis pada ketiak atau area lain yang rentan bau.
– Biarkan pasta tomat mengering sepenuhnya di kulit Anda.
– Setelah beberapa jam, bilas pasta tomat dengan air hangat.

8. Masker Daun Nimba
Daun nimba telah digunakan selama berabad-abad dalam pengobatan tradisional karena khasiatnya, termasuk efek antibakteri dan antijamur. Khasiat ini dapat membantu mengurangi bau badan dengan mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau badan.

Bahan-bahan:
– Daun mimba
– Air

Cara Membuat:
– Haluskan daun mimba hingga menjadi pasta halus menggunakan lesung dan alu atau blender.
– Oleskan pasta daun mimba pada ketiak atau area lain yang rentan bau.
– Biarkan pasta mengering sepenuhnya di kulit Anda.
– Setelah beberapa jam, bilas pasta daun mimba dengan air hangat.

Apakah ada efek samping dari pengobatan rumahan ini?
Berikut beberapa potensi efek samping yang perlu diwaspadai:

– Iritasi kulit: Beberapa bahan, seperti soda kue, minyak pohon teh, atau cuka sari apel, dapat mengiritasi kulit sensitif. Jika Anda mengalami kemerahan, gatal, atau rasa terbakar, hentikan penggunaan.
– Reaksi alergi: Orang yang memiliki alergi mungkin mengalami reaksi terhadap bahan-bahan tertentu, seperti minyak kelapa atau minyak esensial.
– Masalah bau badan: Beberapa pengobatan, seperti pasta tomat atau pasta daun mimba, mungkin memiliki bau menyengat yang tidak sedap.
Interaksi dengan obat-obatan: Jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang mendasari atau sedang mengonsumsi obat-obatan, penting untuk berkonsultasi dengan tenaga kesehatan profesional sebelum menggunakan pengobatan rumahan ini.

Sangat penting untuk melakukan uji tempel pada sebagian kecil kulit sebelum mengaplikasikannya ke area yang lebih luas. Jika Anda mengalami reaksi yang merugikan, hentikan penggunaan dan segera konsultasikan ke dokter. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *