
Sukoharjonews.com (Grogol) – Gara-gara menghindari sepeda motor yang membawa bronjong, truk tangki Pertamina mengalami kecelakaan di lampu merah Telukan, Grogol, Sukoharjo, Kamis (3/5). Kecelakaan tersebut terjadi sekitar ukul 05.00 WIB. Truk tangki nopol L 8576 UU setelah menghindari bronjong akhirnya menabrak pemnbatas jalan dan hilang kendali. Truk tangki baru berhenti setelah menghantam tiang listrik di sisi timur jalan.
“Saya melaju dari arah selatan dengan kecepatan sedang ditemani kernet Sariyo. Saat lampu hijau tahu-tahu dari arah barat muncul sepeda motor membawa bronjong,” ujar sopir truk tangki Nova Leksana.
Nova menuturkan, saat muncul sepeda motor bronjong dari barat tersebut dirinya membanting setir ke kanan dan ban depan lantas menghantam pembatas jalan. Karena oleng, truk lantas melaju diatas pembatas jalan hingga akhir melompati pembatas. Truk baru berhenti setelah menabrak tiang listrik.
Nova mengaku truk tangki berkapasitas 8.000 liter tersebut dalam keadaan kosong karena habis mengirim ke Wonogiri. Nova mengaku dalam perjalanan ke Depo Pertaminan di Boyolali. Tiang listrik yang dihantam truk akhirnya patah dan miring. Kondisi tersebut membuat truk belum bisa dievakuasi karena menunggu petugas PLN.
“Takutnya kalau truk dipindah, tiang listrik akan roboh. Ini masih menunggu PLN sebelum evakuasi,” ujar Nova yang mengaku hanya mengalami luka ringan.

Dari pantauan di lokasi, truk tangki tersebut membuat kemacetan panjang di Telukan. Pasalnya, sebagian bodi truk masih berada diatas jalan. Hal itu membuat jalur searah yang dari utara hanya bisa dilewati kendaraan roda empat kecil. Untuk bus dan truk besar harus dipindah ke jalur barat.
Kondisi tersebut membuat Telukan macet parah. Dari arah selatan kemacetan terjadi hingga Cluringan, sedangkan dari arah utara kemacetan hingga jembatan Bacem.
Kanit Laka Satlantas Polres Sukoharjo Iptu Jaelani yang berada di lokasi mengaku evakuasi belum bisa dilakukan karena menunggu petugas PLN. Untuk mengatasi kemacetan, sebagian kendaraan dari arah selatan diarahkan ke barat ketika sampai di lampu merah Telukan. Pasalnya, sebagian jalur disisi barat juga digunakan kendaraan besar dari arah utara. (erlano putra)














Facebook Comments