Triwulan III 2025, PGN Catat Kinerja Solid dan Dorong Efisiensi Berkelanjutan

PGN berhasil menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika dan tantangan industri energi sepanjang Triwulan III 2025. (Foto: Dok PGN)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Sepanjang Triwulan III 2025, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), sebagai Subholding Gas Pertamina, terus menjaga stabilitas operasional di tengah dinamika dan tantangan industri energi. Laporan Konsolidasian Perseroan menunjukkan peningkatan kinerja di sebagian besar segmen operasional serta penerapan strategi mitigasi risiko secara menyeluruh.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan perusahaan berupaya menjaga keberlanjutan pasokan energi melalui optimalisasi portofolio gas bumi dan LNG, disertai koordinasi intensif dengan Pemerintah serta para pemangku kepentingan strategis.

“Menjaga keandalan pasokan gas bumi bagi pelanggan merupakan prioritas utama PGN.

“Kami menerapkan pengelolaan volume secara adaptif serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna memastikan ketersediaan pasokan tambahan dan keberlanjutan layanan energi bagi seluruh pelanggan,” terang Fajriyah, dikutip dari laman KabarBUMN, Selasa (3/11/2025).

Fajriyah menambahkan, PGN juga menerapkan efisiensi biaya dan disiplin pengelolaan keuangan sebagai langkah mitigasi risiko sekaligus penguatan struktur modal.

“Kami menerapkan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan arus kas dan portofolio bisnis, termasuk langkah selektif pada proyek prioritas.

“Strategi ini penting untuk memperkuat resiliensi korporasi dalam menghadapi dinamika industri dan bisnis ke depan,” jelasnya.

Hingga 30 September 2025, PGN membukukan pendapatan sebesar USD 2,9 miliar, meningkat sekitar 3,8% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Laba operasi tercatat USD 383,1 juta, EBITDA sebesar USD 728,7 juta, dan laba bersih mencapai USD 237,9 juta.

Adapun realisasi belanja modal (CAPEX) mencapai USD 173,9 juta, yang dialokasikan secara terukur untuk proyek-proyek strategis guna mendukung pertumbuhan jangka panjang. Kinerja operasional PGN sepanjang Triwulan III 2025 juga menunjukkan tren positif di hampir seluruh segmen bisnis.

Volume penjualan niaga gas bumi mencapai 833,0 BBTUD, sementara volume transmisi gas bumi mencapai 1.622,3 MMSCFD, dan transportasi minyak sebesar 173.801,2 BOEPD. Dari kontribusi anak perusahaan dan afiliasi, PGN mencatat lifting minyak dan gas sebesar 16.892,4 BOEPD, regasifikasi LNG 254,4 BBTUD, serta pemrosesan LPG 119,2 metrik ton per hari.

Selain itu, dari segmen LNG Trading Internasional, hingga September 2025 PGN berhasil mengirim lima kargo LNG atau setara 56,3 BBTUD ke pasar regional. Dari sisi pelanggan, pertumbuhan juga menunjukkan hasil menggembirakan.

Total pelanggan PGN kini mencapai 823.266, bertambah lebih dari 6.600 pelanggan baru sepanjang tahun, terutama dari sektor rumah tangga dan pelanggan kecil. Peningkatan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan gas bumi sebagai sumber energi bersih dan efisien.

PGN pun terus memperkuat peran strategisnya dalam mendukung transisi energi nasional, melalui pengembangan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi secara nasional.

Komitmen tersebut juga diperkuat dengan penerapan sistem Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) yang disiplin dan ketat untuk menjamin keandalan serta keamanan layanan bagi pelanggan.

Hingga 30 September 2025, kinerja HSSE PGN mencatat hasil positif dengan nihil kecelakaan kerja tercatat (zero accident). Selain menjaga kinerja operasional, PGN juga berkomitmen pada aspek sustainability melalui realisasi dekarbonisasi sebesar 28.387 tCO₂eq hingga akhir September 2025.

Kontribusi terbesar berasal dari efisiensi energi melalui penggunaan gas fuel pada generator.

“Dengan strategi mitigasi risiko, efisiensi berkelanjutan, dan fokus pada proyek bernilai tambah tinggi, diharapkan dapat menempatkan PGN pada posisi yang solid untuk menjaga stabilitas operasional menuju pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan,” kata Fajriyah.

Sementara itu, Vice President Corporate Communications PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan dukungan terhadap kinerja positif Subholding Gas tersebut.

“Pertamina terus mendorong subholding dan anak usahanya untuk memperkuat kinerja operasional dan keuangan secara berkelanjutan.

“Meningkatnya kinerja Subholding Gas akan berkontribusi bagi kinerja Perseroan dalam melayani kebutuhan gas nasional yang menjadi energi prioritas di era transisi energi,” tambah Fadjar. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar