
Sukoharjonews.com – TP-Link resmi meluncurkan dua router Wi-Fi 7 BE7200 baru, TL-7DR7270 dan TL-7DR7290, di pasar China. Kedua model mendukung standar Wi-Fi 7 terbaru dan menawarkan kecepatan teoritis hingga 7,14 Gbps. TL-7DR7270 dibanderol dengan harga 399 yuan atau Rp929 ribuan, sementara TL-7DR7290 yang lebih mahal dijual seharga 599 yuan atau Rp1,3 jutaan.
Spesifikasi TP-Link TL-7DR7270 & TL-7DR7290
Dikutip dari Gizmochina, Jumat (17/10/2025), TL-7DR7270 ditujukan untuk lingkungan rumah dan kantor kecil berkecepatan tinggi. Perangkat ini dilengkapi dengan dua port Ethernet 2.5G dan empat port LAN Gigabit. Router ini mendukung teknologi Wi-Fi 7 canggih, termasuk 4K QAM, MRU (Multi-Resource Unit), MLO (Multi-Link Operation), dan Preamble Puncture.
TP-Link telah mengintegrasikan desain Antena Pixel berbasis AI ke dalam kedua model. Sistem ini menggunakan platform algoritma perusahaan untuk mensimulasikan miliaran konfigurasi antena, memilih tata letak yang paling efisien untuk kekuatan sinyal dan penetrasi dinding yang lebih baik. 7DR7270 mencakup lima FEM (Modul Front-End) eksternal dan lima internal, yang mencakup area hingga 150 meter persegi.
TL-7DR7290 kelas atas dirancang untuk rumah yang lebih besar, pengaturan gim, dan aplikasi profesional. Dilengkapi dengan empat port 2.5G dan empat port Gigabit, yang mendukung fitur-fitur seperti agregasi tautan, WAN ganda, dan mode IPTV. Router ini menggunakan sepuluh FEM eksternal dan mendukung koneksi perangkat hingga seluas 200 meter persegi. TP-Link telah melengkapinya dengan RAM DDR4 1GB, yang memungkinkan dukungan hingga 512 perangkat per pita frekuensi.
Kedua router mendukung sistem EasyMesh TP-Link, yang memungkinkan pengguna memperluas jangkauan jaringan melalui pemasangan mesh yang mulus. Perangkat ini juga menawarkan pemasangan IoT sekali sentuh untuk aksesori seperti kunci pintar, kamera, dan robot penyedot debu.
Kedua model ini mengintegrasikan empat akselerator game: Thunder Gaming, Youbangbang, Qiyou, dan NetEase UU, dengan port khusus yang mengurangi latensi dengan memprioritaskan lalu lintas. Keduanya juga mendukung kontrol orang tua untuk mengelola waktu layar anak-anak, akses aplikasi, dan penggunaan internet.
TP-Link juga menargetkan penggunaan komersial dan kerja jarak jauh. Router-router ini mendukung protokol VPN (IPSec, PPTP, L2TP), jaringan SD-WAN, dan fitur server PPPoE. (nano)















Facebook Comments