Tips Penting untuk Melakukan Pendakian

Tips untuk mendaki. (Foto: cnn)

Sukoharjonews.com – Situasi menakutkan di jalan sering kali dimulai dengan serangkaian hal kecil yang tidak beres. Hujan ringan membuat jalan menjadi licin dan membasahi pakaian Anda. Kemudian Anda menggali ke dalam paket Anda dan menemukan botol air telah membocorkan isinya yang berharga ke seluruh peta. Hal itu menyebabkan Anda mengambil jalan yang salah dan gagal keluar sebelum gelap. Sekarang, alih-alih berbagi makanan dan minuman perayaan dengan pendaki lain, Anda malah kedinginan, haus, dan berada di malam yang sangat panjang.

Untungnya, skenario seperti ini sering kali dapat dicegah. Baik melakukan pendakian singkat di dekat rumah atau melakukan keajaiban serius di taman nasional, dikutip dari Trip Savvy, pada Jumat (2/2/2024), ikuti tips keselamatan penting ini untuk setiap pendakian disini:

1. Biarkan Sesoramg Tahu Tujuan Perjalanan Anda
Sekalipun Anda mendaki bersama seorang teman, tetap merupakan ide bagus untuk memberi tahu seseorang yang berada di masa lalu kapan Anda akan kembali. Anda tidak akan diselamatkan jika tidak ada yang tahu bahwa Anda mungkin perlu diselamatkan. Buatlah rencana perjalanan dan serahkan pada orang yang dapat dipercaya.

2. Teliti Rute Anda Terdahulu
Sebelum mendaki di area asing, pelajari tata letak pendakian Anda, termasuk jarak, medan, dan peningkatan ketinggian. Catat seberapa jauh Anda harus berjalan ke satu arah untuk memotong jalan atau perairan. Tanyakan pada diri Anda (dan jujurlah) apakah Anda berada dalam kondisi yang cukup baik untuk mencapai ketinggian. Peta topografi dapat menjadi sumber berharga untuk mendapatkan gambaran umum tentang suatu daerah.

Pada hari pendakian Anda, luangkan beberapa menit untuk mengunjungi kantor pusat taman atau stasiun penjaga jika ada. Penjaga hutan yang berpengalaman akan dengan senang hati berbicara tentang cuaca, satwa liar, peringatan kebakaran, penutupan jalan setapak, penyeberangan sungai, dan hal lain yang perlu Anda ketahui. Saat Anda berada di sana, ambillah peta kertas daripada hanya bergantung pada teknologi untuk orientasi.

3. Bawalah Makanan Ringan dan Air Tambahan
Air merupakan hal yang sangat penting, namun sayangnya sangat penting, sehingga pendaki cenderung hanya membawa air secukupnya saja. Namun, dehidrasi adalah masalah umum di jalan raya, terutama di musim dingin atau udara kering. Biasakan mengemas botol ekstra. (Anda mungkin bertemu orang lain yang membutuhkan air).

Dan pertimbangkan untuk membeli perangkat penyaringan jika Anda kehabisan air. Sumber air apa pun yang Anda temui mungkin perlu dimurnikan; lebih baik berhati-hati dan menghindari berteman dengan parasit lokal. LifeStraw, Sawyer Mini, atau perangkat filtrasi lainnya berbobot sangat kecil tetapi akan menyelesaikan masalah besar jika Anda mengalami kebuntuan. Makanan ringan sangat penting untuk meningkatkan semangat dan energi sesuai kebutuhan. Pendaki yang “mabuk” dan memiliki gula darah rendah cenderung membuat keputusan yang buruk. Selalu simpan beberapa batangan energi, kacang-kacangan, atau makanan ringan lain yang Anda sukai di dalam kemasan Anda.

4. Jangan Berinteraksi dengan Satwa Liar
Melihat satwa liar saat mendaki biasanya merupakan suatu berkah, namun Anda harus tahu cara menangani pertemuan dengan benar. Secara umum, berikan tempat tidur yang luas bagi semua hewan liar. Buatlah suara berisik sepanjang pendakian untuk mengingatkan beruang akan kehadiran Anda (dan oleh karena itu, jangan mengejutkannya). Jika Anda benar-benar melihat beruang, cobalah untuk tidak diperhatikan, dan mundur perlahan ke arah Anda datang.

Jika Anda sudah terlanjur menarik perhatian, jangan pernah mencoba melarikan diri. National Wildlife Federation melaporkan bahwa beruang grizzly dapat berlari dengan kecepatan 35 mph. Sebaliknya, awasi hewan tersebut (jangan selfie), dan bergeraklah ke samping dalam lingkaran lebar di sekitarnya atau mundur perlahan sampai Anda aman. Lambaikan tangan Anda dan buatlah keributan, tetapi jangan dengan cara yang agresif. Biarkan hewan tersebut mengetahui bahwa Anda bukanlah ancaman atau mangsa yang lezat. (Para ahli juga memperingatkan agar tidak memanjat pohon; beruang dapat memanjat pohon jauh lebih baik daripada Anda).

5. Bawa Peluit
Peluit hanya memakan sedikit ruang, dan jika Anda memerlukan bantuan, suaranya akan terdengar lebih jauh daripada suara Anda. Tiuplah peluit Anda sebanyak tiga kali (SOS) untuk menandakan bahwa Anda mempunyai keadaan darurat. Simpan di saku atau di tali, jangan dikubur di ransel!

Demikian penjelasan tentang tips melakukan perjalanan pendakian. Ingat untuk selalu berhati-hati di alam liar, selamat berlibur!(cita septa)

Tinggalkan Komentar