Sukoharjonews.com – Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari biasanya. Penyakit ini terutama menyerang perempuan dan anak-anak. Anemia dapat terjadi ketika hemoglobin dalam tubuh tidak cukup untuk membawa oksigen ke organ dan jaringan.
Dalam kasus yang parah, anemia dapat menyebabkan buruknya perkembangan kognitif dan motorik pada anak. Hal ini juga dapat menimbulkan masalah bagi ibu hamil dan bayinya.
Dilangsir dari WHO, Rabu (23/10/2024), anemia dapat disebabkan oleh gizi buruk, infeksi, penyakit kronis, menstruasi berat, masalah kehamilan, dan riwayat keluarga. Hal ini sering kali disebabkan oleh kekurangan zat besi dalam darah.
Pengobatan dan pencegahan anemia bergantung pada penyebab yang mendasari kondisi tersebut. Ada banyak cara efektif untuk mengobati dan mencegah anemia.
Perubahan pola makan dapat membantu mengurangi anemia pada beberapa kasus, antara lain:
1. Mengonsumsi makanan yang kaya zat besi, folat, vitamin B12, vitamin A, dan nutrisi lainnya
2. Makan makanan sehat dengan variasi makanan yang bergizi seimbang.
3. Mengonsumsi suplemen jika penyedia layanan kesehatan yang berkualifikasi merekomendasikannya.
Makan makanan kaya zat besi, termasuk daging merah tanpa lemak, ikan dan unggas, kacang-kacangan (misalnya lentil dan kacang-kacangan), sereal yang diperkaya dan sayuran berdaun hijau tua; makan makanan kaya vitamin C (seperti buah-buahan dan sayur-sayuran) yang membantu tubuh menyerap zat besi.
Selain itu, hindari makanan yang memperlambat penyerapan zat besi bila mengonsumsi makanan kaya zat besi, seperti dedak dalam sereal (tepung gandum, oat), teh, kopi, coklat dan kalsium. (mg-04/nano)
Tinggalkan Komentar