Tak Berkategori  

Tips Berkebun Jadul yang Benar-Benar Berhasil

banner 468x60
Tips menanam.(Foto:dgw fertilizer)

Sukoharjonews.com – Dengan semua gadget dan trik baru yang membuat berkebun lebih mudah seperti aplikasi yang memberi tahu Anda kapan harus menyiram tanaman atau lampu tanam canggih yang meningkatkan daya kecambah Anda terkadang Anda harus mengingatkan diri sendiri bahwa cara lama bisa sama efektifnya.

Dilansir dari Real simple, Sabtu (1/3/2025), ada cara lama berkebun ini berhasil, dan ini adalah bukti bahwa terkadang kesederhanaan adalah yang terbaik.

Membuat Bibit Dari Kulit Telur
Alih-alih membeli wadah benih plastik, pecahkan telur dengan hati-hati dan gunakan cangkangnya sebagai wadah tanaman kecil yang dapat terurai secara hayati. “Cangkangnya menahan kelembapan dengan baik, menyediakan sedikit kalsium, dan saat bibit sudah siap, Anda dapat menanam semuanya langsung ke dalam tanah,” kata Valeria Nyman.

Hancurkan Kulit Pisang untuk Mawar yang Sehat
Banyak sekali sisa-sisa dapur yang dapat membantu kebun Anda tumbuh subur, dan kulit pisang adalah contoh sempurnanya. “Kulit pisang mengandung banyak kalium, kalsium, dan fosfor yang merupakan nutrisi yang mendorong akar kuat dan bunga mawar yang lebih semarak,” kata Andrew Porwol, seorang tukang kebun berpengalaman dan pendiri Sapcote Garden Centre. “Potong kulit pisang menjadi potongan-potongan kecil dan kubur di dekat pangkal semak mawar Anda alih-alih membuangnya. Ini juga akan memperbaiki tekstur tanah dan membuat tanaman mawar lebih sehat seiring berjalannya waktu.”

Gunakan Botol Anggur Bekas untuk Menyiram Tanaman Secara Perlahan
Akhirnya! Cara yang lucu dan efektif untuk mendaur ulang botol anggur bekas semalam. Menggunakan botol anggur bekas untuk menyiram tanaman memanfaatkan gravitasi untuk menciptakan tetesan yang lambat dan stabil yang memelihara akar dari waktu ke waktu. Bersihkan botol secara menyeluruh, isi dengan air, dan balikkan ke dalam tanah di samping tanaman Anda, pastikan lubangnya sedikit terkubur.

Tambahkan Ampas Kopi ke Kompos Anda untuk Mengusir Hama
Jangan buang ampas kopi terlalu cepat—ampas kopi dapat membantu kebun Anda tumbuh! “Ampas kopi berfungsi untuk mengusir siput dan hama lainnya dengan aromanya, mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tanaman di kebun Anda, dan memperbaiki struktur tanah,” kata Lauren Craig, pakar berkebun dari Humble Hive Consulting. “Ampas kopi dapat ditambahkan sebagai bahan ‘nitrogen’ dalam tumpukan kompos Anda, tetapi pastikan ampas kopi tidak melebihi 20% dari komposisi tumpukan Anda. Hal ini dapat mengganggu tanaman yang menginginkan lingkungan yang tidak terlalu asam.”

Buat Saluran Tetes dengan Selang Lama
Memasang irigasi tetes merupakan usaha yang mahal dan memakan waktu, tetapi selang taman dengan beberapa tusukan yang ditambahkan dengan hati-hati dapat melakukan pekerjaan dengan sempurna.

“Saluran tetes memungkinkan Anda untuk mengarahkan air langsung ke tanah di sekitar tanaman Anda sepanjang hari, secara strategis,” kata Yamaguchi. “Yang Anda perlukan hanyalah semacam saluran air yang memiliki lubang-lubang kecil di sepanjang salurannya, dan meskipun Anda dapat membeli saluran tetes, Anda juga dapat menggunakan selang lama dan melubanginya sendiri.”

Membangun Parit “Kompos Malas”
Lupakan tempat sampah kompos yang merepotkan, tumpukan sisa makanan dapur yang bau, atau solusi kompos yang boros. Yang Anda butuhkan hanyalah sekop kecil dan Anda siap melakukannya.

“Cukup gali parit dangkal di kebun Anda, masukkan sisa makanan dapur (tanpa daging atau susu), tutup dengan tanah, dan biarkan cacing dan mikroba melakukan tugasnya,” kata Nyman. “Ini adalah proses lambat alami untuk membuat kompos. Beberapa bulan kemudian, tanahnya akan subur, gembur, dan penuh nutrisi.” Pastikan untuk mengganti tempat Anda mengubur sisa makanan sehingga seluruh kebun akan mendapatkan makanan dari waktu ke waktu.(patrisia argi)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *