Tesla Memperkenalkan Pengisian Tenaga Surya untuk Kendaraannya untuk Mengurangi Tagihan Listrik

Ilustrasi. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Komitmen Tesla terhadap solusi energi berkelanjutan telah mengambil lompatan besar ke depan dengan pengumuman baru-baru ini tentang fungsi “Charge On Solar” yang inovatif. Perusahaan, yang dikenal dengan kendaraan listrik inovatif dan teknologi surya yang halus, mengungkapkan bahwa pemilik Tesla sekarang dapat mengisi daya kendaraan mereka secara eksklusif menggunakan kelebihan energi matahari yang dihasilkan oleh tata surya Tesla.

Dilansir dari Gizmochina, Kamis (20/7/2023), perkembangan tersebut diharapkan dapat merevolusi cara pengisian kendaraan listrik dan semakin mengurangi jejak karbonnya.

Kendaraan akan terus memantau tingkat pengisian tenaga surya dan menyampaikannya melalui aplikasi
Fitur “Charge On Solar” memerlukan beberapa peningkatan pada kendaraan Tesla dan Powerwall, yang berfungsi sebagai sistem baterai rumah. Untuk mengakses metode pengisian ramah lingkungan ini, pemilik Tesla perlu memastikan mobil mereka berjalan pada versi 2023.26 atau lebih baru.

Selain itu, Tesla Powerwall harus ditingkatkan ke versi 23.12.10 atau lebih baru. Terakhir, untuk mengoordinasikan mobil dan Powerwall secara efektif, aplikasi seluler Tesla harus diperbarui ke versi 4.22.5.

Setelah menyelesaikan pemutakhiran ini, pemilik Tesla dapat mengaktifkan fungsi “Charge On Solar” melalui aplikasi Tesla. Fitur ini memungkinkan pengguna menyesuaikan pengalaman pengisian daya mereka dengan menetapkan batas pengisian daya dan memilih lokasi pengisian daya pilihan mereka. Tingkat personalisasi ini memastikan bahwa pengguna dapat menyelaraskan pengisian kendaraan listrik mereka dengan kebutuhan energi unik mereka.

Untuk mengoptimalkan proses pengisian solar, kendaraan Tesla yang dilengkapi dengan fitur “Charge On Solar” terus memantau status pengisian secara real-time. Setiap sepuluh detik, sistem secara otomatis menyesuaikan level pengisian sesuai kebutuhan. Selain itu, pengguna dapat menjadwalkan kapan harus menggunakan pengisian tenaga surya, memberikan fleksibilitas dan kontrol yang lebih besar atas penggunaan energi mereka.

Namun, penting untuk dicatat bahwa fitur ini eksklusif untuk Tesla Powerwalls. Mereka yang memiliki baterai pihak ketiga yang menyimpan energi matahari tidak akan dapat memanfaatkan kemampuan “Charge On Solar” saat ini.

Pengenalan “Charge On Solar” menandai tonggak penting dalam misi Tesla untuk mempercepat transisi dunia menuju energi berkelanjutan. Dengan memanfaatkan kelebihan energi matahari untuk menggerakkan kendaraan listrik, Tesla mendorong batas-batas teknologi hijau dan mempromosikan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Fitur baru ini mendapat pujian luas dari pemilik Tesla yang sadar lingkungan yang memandangnya sebagai pengubah permainan di sektor energi terbarukan dan mobilitas listrik. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar