
Sukoharjonews.com – Mungkin frasa-frasa ini terdengar familier bagi Anda, bisa dibilang ini adalah bagian dari sebuah pidato yang diulang-ulang selama bertahun-tahun. Ucapan ini begitu populer, sehingga pasti kita semua pernah tergoda untuk melakukannya atau bahkan menjadikannya sebagai milik kita sendiri. Ucapan ini adalah keyakinan bahwa kebahagiaan akan menjadi hadiah atas penderitaan kita, bukan atas tindakan yang kita lakukan secara aktif dan menyenangkan.
Dikutip dari Namastest, Sabtu (11/10/2025), Anda tidak perlu menunggu kesempatan, Anda harus menciptakannya, memanfaatkannya, dan memanfaatkannya sebaik mungkin. Itu membutuhkan keuletan, tekad, dan keteguhan. Dalam hidup ini, Anda harus membatasi pelanggaran: pelanggaran yang dilakukan orang lain terhadap Anda dan pelanggaran yang Anda timpakan pada diri sendiri.
Kita semua terkadang merasa sedikit terpuruk. Entah kita sedang mengalami masa sulit di tempat kerja, berselisih dengan teman, atau hanya sedang kelelahan, kebanyakan dari kita merasa sedih atau sedikit depresi sesekali.
Jadi, bagaimana kita tahu apakah perasaan kita merupakan reaksi emosional yang normal terhadap masa-masa stres, atau apakah kita sedang menderita sesuatu yang lain?
Pilih antara opsi 1, 2, atau 3. Lalu temukan nasihat indah yang dibawanya untuk Anda.
Jika Anda memilih kartu no. 1
Anda menderita karena terbiasa memandang hidup seperti itu. Tentunya Anda menggunakan kata “mengerikan” untuk apa pun yang terjadi dalam hidup Anda dan terkadang Anda tenggelam dalam segelas air.
Saran: Perhatikan secara mendalam cara Anda berbicara tentang apa yang terjadi pada Anda, perhatikan secara mendalam kebiasaan Anda yang selalu memandang kekurangan Anda, apa yang tidak Anda miliki, alih-alih bersyukur atas apa yang Anda miliki. Ubah kebiasaan memandang segala sesuatu secara negatif, hubungkan dengan Iman.
Jika Anda memilih kartu no. 2
Anda menderita karena segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan Anda karena sulit bagi Anda untuk memahami bahwa ada sudut pandang lain, bahwa hidup dapat memiliki beragam pandangan, dan bahwa masing-masing benar.
Saran: Renungkanlah dengan saksama ketika Anda frustrasi dan menderita karena sesuatu tidak dilakukan sesuai dengan yang Anda anggap benar. Pandangan itu akan membantu Anda menyadari bahwa tidak ada satu kebenaran, melainkan beragam kebenaran dan sudut pandang. Anda akan belajar mengalir dan penderitaan Anda akan semakin berkurang.
Jika Anda memilih kartu no. 3
Masalah dengan penderitaan Anda terletak pada ekspektasi Anda, dan pada obsesi Anda terhadap masa depan. “Ketika ini terjadi, semuanya akan lebih baik”, “ketika saya memiliki pekerjaan ini, ketika saya memiliki anak, ketika saya melakukan perjalanan itu”, sebagai contoh.
Saran: Berhentilah hidup di masa depan, karena yang kita miliki hanyalah masa kini. Turunkan ekspektasi Anda, lihat kenyataan apa adanya, dan berdamailah dengan hidup. (nano)















Facebook Comments