Tes Kepribadian: Karma Masa Lalu-Apa yang Membuat Anda Tidak Bahagia?

Tes Kepribadian: Karma masa lalu-apa yang membuat Anda tidak bahagia? (Namastest)

Sukoharjonews.com – Pernahkah Anda mendengar tentang hukum karma? Ada anggapan bahwa kehidupan lampau mempengaruhi masa kini dan masa depan, namun kami akan mencoba menjelaskan apa itu. Kita semua telah mendengar tentang Hukum Sebab Akibat yang agung ini, yang berbunyi: “Apa yang kamu tabur, itulah yang akan kamu tuai!”.

Dilansir dari Namastest, Minggu (15/1/2023), fungsi hukum karma sangat kompleks dan sulit dipahami. Karma adalah kata Sansekerta untuk tindakan. Ini setara dengan hukum Newton tentang “setiap aksi pasti ada reaksi”.

Karma yang baik adalah pintu menuju pencerahan, setiap jiwa memiliki tujuan. Setelah pengenalan ekstensif ini, kami mendorong Anda untuk mengikuti tes ini dan mencari tahu apa yang mencegah Anda mendapatkan apa yang Anda inginkan.

Pilih salah satu dari tiga jam tangan dan temukan apa yang diungkapkan pilihan Anda kepada Anda.

Jam no. 1: Sumpah
Jika Anda memilih jam tangan ini, di kehidupan lampau Anda cenderung membuat janji yang tidak Anda tepati.

Oleh karena itu, dalam hidup ini Anda sering mengalami kesulitan dengan uang atau kemampuan membangun hubungan. Untuk mengoreksi karma, Anda harus belajar menepati janji.

Jam no. 2: Cinta
Jam tangan yang Anda pilih adalah simbol cinta.

Anda memiliki perasaan yang sangat kuat terhadap seseorang di kehidupan sebelumnya. Dalam hidup ini Anda terus hidup dengan beban ini, takut mempercayai seseorang.

Anda bisa bahagia jika menerima kenyataan bahwa tidak ada orang yang sempurna.

Jam no. 3: Kesehatan
Di kehidupan lampau Anda adalah seorang dokter, atau mungkin seorang tabib atau dukun. Singkatnya, Anda membantu orang yang membutuhkan Anda.

Dalam hidup ini Anda terus melakukannya, tetapi orang sering menggunakan kebaikan Anda untuk menantang Anda.

Untuk menjadi bahagia, Anda perlu menghilangkan rasa bersalah dan belajar mengatakan “tidak” kepada orang lain.

Hanya melalui pelaksanaan Karma baik secara terus-menerus melalui niat dan tindakan positif kita akhirnya dapat mencapai pemenuhan diri dan kedamaian batin. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar