Sukoharjonews.com – Tepung jagung kaya akan vitamin dan mineral penting yang dapat membantu memperbaiki kondisi kulit Anda. Lihat masker wajah DIY dari tepung jagung ini dan sertakan dalam rutinitas perawatan kulit Anda.
Pengobatan alami menggunakan bahan-bahan dapur adalah cara yang telah teruji waktu untuk menjaga kesehatan kulit. Meskipun manfaat tepung gram atau besan untuk kulit sudah dikenal luas, tahukah Anda bahwa tepung jagung juga baik untuk kulit Anda? Tepung jagung adalah zat yang berasal dari jagung. Tepung ini berfungsi sebagai komponen utama dari banyak produk perawatan kulit, dan juga ditemukan dalam pasta gigi, sabun, dan lulur badan.
Dikutip dari Healthshots, Senin (20/10/2025), tepung jagung mungkin bermanfaat untuk beberapa kondisi kulit, termasuk psoriasis, eksim, jerawat, dan kulit kering. Tepung jagung juga dapat membantu mengatasi kerutan dan peradangan. Mari kami ceritakan lebih lanjut tentang manfaat perawatan kulit dari tepung jagung dan cara membuat masker wajah dari tepung jagung di rumah.
Apa manfaat tepung jagung untuk kulit?
Meskipun penelitian ilmiah tentang penggunaan tepung jagung secara topikal untuk wajah masih terbatas, tepung jagung telah mendapatkan popularitas karena potensi manfaatnya. Berikut rincian manfaatnya, seperti yang dijelaskan oleh dokter kulit Dr. Seema Oberoi Lall.
1. Mengangkat sel kulit mati secara lembut
Tekstur tepung jagung yang halus dan berpasir bertindak sebagai eksfoliator fisik, mengangkat sel kulit mati dan kotoran untuk kulit yang lebih halus dan cerah. Ini dapat membantu membuka pori-pori yang tersumbat dan mencegah jerawat.
2. Menyerap sebum berlebih
Kandungan pati tepung jagung menyerap minyak seperti spons, sehingga ideal untuk kulit berminyak dan rentan berjerawat. Ini dapat membantu mengontrol kilap, mengecilkan pori-pori, dan mencegah jerawat.
3. Meredakan iritasi dan kemerahan
Sifat anti-inflamasi tepung jagung dapat membantu meredakan sengatan matahari, ruam, dan iritasi kulit lainnya. Tepung jagung juga dapat meredakan kemerahan dan membantu meratakan warna kulit.
4. Meningkatkan Vitamin A dan Antioksidan
Tepung jagung mengandung sejumlah kecil vitamin A dan antioksidan, yang dapat berkontribusi pada pergantian sel dan produksi kolagen. Hal ini dapat menghasilkan penampilan yang lebih cerah dan awet muda, serta berpotensi mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan.
Masker Wajah Tepung Jagung Buatan Sendiri untuk Perawatan Kulit
Berikut beberapa masker wajah buatan sendiri yang dapat Anda coba dengan tepung jagung. Masker ini dirancang khusus untuk berbagai masalah kulit.
Untuk kulit berminyak dan berjerawat
1. Madu dan tepung jagung
Campurkan masing-masing satu sendok makan madu dan tepung jagung dengan sedikit perasan air lemon. Hindari penggunaan jika kulit Anda sensitif. Madu bersifat antibakteri dan menghidrasi, sedangkan perasan air lemon membantu mencerahkan dan mengencangkan pori-pori.
2. Yogurt dan tepung maizena
Campurkan dua sendok makan yogurt tawar dengan satu sendok makan tepung maizena. Asam laktat dalam yogurt dapat mengeksfoliasi kulit secara lembut dan menyeimbangkan produksi minyak, sehingga cocok untuk kulit yang rentan berjerawat.
3. Tomat dan tepung maizena
Hancurkan setengah buah tomat, lalu campurkan dengan satu sendok makan tepung maizena dan satu sendok teh gula. Keasaman tomat berperan sebagai astringen alami, sementara gula memberikan efek eksfoliasi ringan.
Untuk kulit kering dan sensitif
1. Alpukat dan tepung maizena
Campurkan setengah buah alpukat dengan satu sendok makan tepung maizena. Alpukat kaya akan minyak dan vitamin yang menutrisi, ideal untuk kulit kering dan sensitif.
2. Susu dan tepung maizena
Campurkan satu sendok makan madu dengan dua sendok makan susu dan satu sendok makan tepung maizena. Susu dan madu bersifat menenangkan dan melembapkan, cocok untuk menenangkan kulit yang iritasi, kata ahli.
3. Pisang dan tepung maizena
Hancurkan setengah buah pisang dengan satu sendok makan tepung maizena. Pisang dikenal karena kandungan kalium dan vitamin B6 yang menutrisi dan mencerahkan kulit.
Untuk semua jenis kulit
1. Madu, oatmeal, dan tepung maizena
Campurkan masing-masing satu sendok makan madu, oatmeal, dan tepung maizena. Oatmeal mengelupas kulit secara lembut, sementara madu menutrisi dan tepung maizena menyerap minyak berlebih, sehingga cocok untuk sebagian besar jenis kulit.
2. Kunyit dan tepung maizena
Campurkan setengah sendok teh bubuk kunyit dengan satu sendok makan tepung maizena dan sedikit yogurt atau madu hingga membentuk pasta. Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi dan pencerah, cocok untuk sebagian besar jenis kulit.
3. Mentimun dan tepung maizena
Campurkan setengah mentimun dengan satu sendok makan tepung maizena. Mentimun dapat menenangkan dan melembapkan, sehingga menjadikannya masker yang menyegarkan untuk semua jenis kulit.
Cara menggunakan masker wajah tepung maizena dengan benar
• Selalu campurkan tepung maizena dengan bahan lain agar pasta lebih halus dan mencegah kulit kering.
• Oleskan masker wajah pada kulit yang bersih dan kering.
• Diamkan selama 10 hingga 15 menit, lalu bilas hingga bersih dengan air hangat.
• Tepuk-tepuk wajah hingga kering dan lanjutkan dengan pelembap.
• Lakukan uji tempel terlebih dahulu untuk memastikan Anda tidak alergi terhadap salah satu bahannya.
• Gunakan masker ini sekali atau dua kali seminggu, tergantung kebutuhan kulit Anda.
Hal-hal yang perlu dihindari saat menggunakan tepung maizena pada kulit
Meskipun tepung maizena bisa menjadi tambahan yang sehat dan terjangkau untuk rutinitas perawatan kulit Anda, ada beberapa hal yang perlu diingat.
1. Bersikaplah lembut
Kekasaran tepung maizena mungkin menggoda untuk digunakan sebagai scrub yang kuat, tetapi ingat, kulit Anda sensitif! Hindari menggosok dengan kasar atau gerakan memutar, karena dapat mengiritasi dan menggores wajah Anda.
2. Lebih sedikit lebih baik
Anda hanya perlu mengoleskan sedikit atau pasta tipis. Terlalu banyak tepung maizena dapat membuat kulit kering dan kasar.
3. Uji tempel terlebih dahulu
Bahkan bahan-bahan yang tampaknya lembut pun dapat memicu sensitivitas, jadi selalu lakukan uji tempel pada lengan bagian dalam Anda sebelum mengoleskan seluruh wajah. Tunggu 24 jam dan periksa apakah ada kemerahan, gatal, atau rasa terbakar sebelum melanjutkan.
4. Perhatikan kondisi kulit Anda
Jika Anda mengalami ketidaknyamanan selama atau setelah menggunakan masker tepung maizena, segera bilas dan hentikan penggunaan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kulit jika iritasi berlanjut.
5. Perhatian terhadap jeruk
Meskipun jus lemon bisa menjadi tambahan yang populer untuk masker anti-jerawat, hindari memadukannya dengan tepung maizena. Kombinasi ini bisa terlalu asam dan mengiritasi, terutama untuk kulit sensitif, kata ahli.
6. Pahlawan hidrasi
Tepung maizena bisa membuat kulit kering, jadi selalu padukan dengan bahan-bahan yang menghidrasi seperti madu, yogurt, atau alpukat agar kulit Anda terasa nyaman dan ternutrisi.
7. Moderasi itu penting
Jangan terlalu berlebihan menggunakan masker tepung maizena! Sekali atau dua kali seminggu sudah cukup, tergantung jenis kulit Anda. Penggunaan berlebihan dapat menghilangkan minyak alami kulit dan mengganggu keseimbangannya yang halus.
8. Waktu terbatas
Diamkan masker tepung maizena Anda tidak lebih dari 15 hingga 20 menit. Setelah itu, manfaatnya akan hilang, dan paparan yang terlalu lama dapat membuat kulit Anda kering.
9. Alami tidak selalu berarti aman
Hanya karena berasal dari tumbuhan tidak menjamin produk tersebut lembut untuk semua orang. Selalu berhati-hati dan perhatikan kebutuhan unik kulit Anda. Konsultasikan dengan dokter kulit jika Anda memiliki kondisi atau masalah kulit yang mendasarinya. Konsultasikan dengan dokter kulit sebelum mencoba perawatan kulit buatan sendiri baru, termasuk masker tepung maizena, selalu merupakan ide yang baik, kata ahli tersebut.
Apa efek samping penggunaan tepung maizena untuk wajah?
Meskipun tepung maizena menawarkan potensi manfaat untuk beberapa jenis kulit, tepung maizena juga memiliki potensi kekurangan. Berikut beberapa kemungkinan efek sampingnya:
1. Tekstur kasar
Kekasaran tepung maizena dapat menyebabkan iritasi, terutama untuk kulit sensitif. Menggosok kulit terlalu keras dapat menggores dan meradang, kata pakar.
2. Penyerapan minyak berlebih
Meskipun awalnya baik untuk kulit berminyak, tepung jagung dapat menyerap terlalu banyak minyak, yang menyebabkan kulit kering, kencang, dan bahkan mengelupas.
3. Jerawat paradoks
Meskipun bertujuan untuk mengontrol minyak, penggunaan tepung jagung yang berlebihan untuk perawatan kulit justru dapat menjadi bumerang. Kekeringan yang dipicu oleh tepung jagung dapat merangsang produksi sebum, yang berpotensi memperparah jerawat bagi sebagian orang.
4. Pori-pori tersumbat
Tekstur halus tepung jagung dapat menyumbat pori-pori, terutama pada orang yang rentan berjerawat.
5. Alergi jagung
Orang dengan alergi jagung dapat mengalami reaksi alergi mulai dari kemerahan dan gatal ringan hingga gejala yang lebih parah seperti gatal-gatal, bengkak, dan kesulitan bernapas. (nano)
Tinggalkan Komentar